• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Kamis, Mei 14, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri sumsel maju banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Menparekraf: Kolaborasi Pentahelix Perkuat Indonesia Sebagai Modest Fesyen Dunia

Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja

Wijayanto Reporter Wijayanto
29 Agustus 2024 | 18:39 WIB
in Nasional
Menparekraf: Kolaborasi Pentahelix Perkuat Indonesia Sebagai Modest Fesyen Dunia

Menparekraf Sandiaga Uno saat menjadi narasumber pada sesi Penta Talk Inkubasi Fesyen Modest Tahap II Road to JMFW 2025 di Jakarta Fashion Hub, Rabu (28/8/2024).

WhatsappTelegramFacebook

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan salah satu upaya untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai modest fesyen dunia yang unggul dan berkualitas serta mampu beradaptasi dengan dunia mode internasional adalah melalui kolaborasi dengan unsur pentahelix.

Menparekraf Sandiaga saat menjadi narasumber pada sesi Penta Talk Inkubasi Fesyen Modest Tahap II Road to JMFW (Jakarta Muslim Fashion Week) 2025 yang berlangsung di Jakarta Fashion Hub, Rabu (28/8/2024) mengatakan komunitas Muslim Indonesia sudah sangat banyak dan beragam.
Dan subsektor fesyen menjadi penyumbang ekspor ekonomi kreatif Indonesia terbesar. Tercatat dari total 28 miliar dolar AS, 60 persennya disumbangkan oleh industri fesyen.

BeritaTerkait

Kerja Sama Kementerian ATR/BPN dengan KPK: Tawarkan Keuntungan bagi Pemda se-Sulut

Kerja Sama Kementerian ATR/BPN dengan KPK: Tawarkan Keuntungan bagi Pemda se-Sulut

13 Mei 2026 | 08:34 WIB
Kementerian ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemprov Aceh: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kementerian ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemprov Aceh: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

13 Mei 2026 | 08:25 WIB

“Karenanya potensi fesyen Muslim ini harus kita kembangkan bersama-sama bukan hanya untuk pasar lokal tapi juga pasar internasional,” ujar Sandiaga.

Kemenparekraf/Baparekraf mengembangkan berbagai program untuk mendorong pertumbuhan industri fesyen tanah air. Mulai dari pengembangan kreasi melalui berbagai inkubasi dan pendampingan, baik dalam penciptaan produk unggulan maupun peningkatan kualitas SDM.

Kemudian program pembiayaan dan permodalan untuk menjembatani para pelaku ekraf subsektor fesyen dengan para pemilik modal dalam mendukung usahanya.

Selain itu, memfasilitasi para pelaku ekraf subsektor fesyen untuk ikut serta dalam pameran fesyen di dalam maupun luar negeri.

Dan tidak kalah penting adalah Kemenparekraf/Baparekraf mengembangkan program pendampingan bagi para pelaku ekraf untuk memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai perlindungan atas produk yang dihasilkan.

“HKI ini sangat penting untuk kita dalam subsektor fesyen agar saat kita tampil di pasar internasional semakin percaya diri karena yang kita tahu bahwa produk kita telah dilindungi dan sudah ada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 yang memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kreatif untuk menjaminkan hak kekayaan intelektualnya sebagai objek pembiayaan,” ujar Sandiaga.

“Mudah-mudahan nanti ke depan kolaborasi antar pentahelix dapat lebih diperkuat sehingga bisa meningkatkan impact kepada para pelaku UMKM dalam rangka menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja. Targetnya Indonesia Emas 2045,” ucap Sandiaga.
Pentingnya Kolaborasi

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perfagangan, Mardyana Listyowati menambahkan dalam menjadikan Indonesia sebagai modest fesyen dunia kuncinya ada tiga yakni kolaborasi, networking, dan inovasi.

“Sampai dengan saat ini Kementerian Perdagangan punya perwakilan perdagangan di luar negeri yang juga membantu memasarkan produk-produk kita di luar negeri,” ujar Mardyana.

Menurut Mardyana, kolaborasi dengan para perwakilan luar negeri kurang telah terjalin di lebih di 46 titik, sehingga pihaknya mendapatkan informasi yang diperlukan. Contohnya mengenai bagaimana selera pasar, siapa pesaing, dan sebagainya.

“Karena di dalam negeri juga tidak bisa tinggal diam, perlu ada inovasi,” ujar Mardyana.

Sementara CEO Scarf Media, Temi Sumarlin, berpandangan apabila Indonesia ingin mewujudkan cita-citanya sebagai pusat modest fesyen dunia maka perlu melakukan branding yang tepat dan menentukan signature yang akan ditonjolkan dan menjadi ciri khas dari modest fesyen Indonesia sehingga dapat diakui oleh dunia.

“Menurut State of Global Islamic Economic Report apabila suatu negara ingin menjadi pusat dunia maka harus punya signature, harus punya sesuatu yang ditonjolkan. Mungkin yang bisa kita branding adalah yang luxurious atau premium. Sehingga ketika kita mau apple to apple dengan negara pusat fesyen dunia misalnya Prancis, sementara modest fesyen Muslim dunia ya Indonesia,” ujar Temi.
Direktur Asia Pacific Rayon, Basri Kamba, sebagai salah satu pelaku usaha yang bergerak di bidang tekstil mengungkapkan bahwa kehadiran Asia Psific Rayon yang baru memasuki tahun keenam terbukti dapat menurunkan ketergantungan impor akan kebutuhan rayon sebesar 70 persen menurut data BPS.

“Konsumsi dalam negeri meningkat. Artinya Indonesia memiliki potensi dan peluang yang sangat luas. Karena itu memang harus memperkuat kerja sama dengan stakeholder lainnya,” kata Basri.

Founder Islamic Fashion Institute, Irna Mutiara, mengatakan, salah satu hal utama dalam menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah atau pusat modest fesyen dunia adalah dengan memperbanyak fasilitas pendidikan industri fesyen.

“Salah satu contoh bagaimana wastra Indonesia yang biasanya kelihatan tradisional tapi bisa juga dibuat lebih modern. Itu adalah peran dari ilmu atau wawasan, supaya kita bisa mengembangkan produk yang tadinya mungkin lama menjadi sebuah produk yang baru,” ujar Irna.

Inkubasi Fesyen Modest Tahap II merupakan tahap akhir dari rangkaian kegiatan Inkubasi Fesyen Modest Road to JMFW 2025 setelah sebelumnya dilaksanakan seminar dan kurasi di 4 kota, yaitu Pekanbaru, Makassar, Solo, dan Bogor.

Rangkaian kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Jakarta Fashion Hub dengan Asia Pacific Rayon serta didiukung oleh Kemenparekraf/Baparekraf dan Kemendag.

Sebanyan 35 jenama fesyen dan aksesoris terpilih dari kegiatan seminar dan kurasi tersebut. Peserta kemudian mendapatkan bimbingan dalam inkubasi tahap I yang dilaksanakan pada Juli di Kota Bandung.

Dilanjutkan inkubasi tahap II yang digelar selama tiga hari mulai 26-28 Agustus 2024. Dimana pada hari ketiga disuguhkan sesi Penta Talk dengan tema “Fesyen Modest Indonesia, Bisakah Mendunia?” yang menghadirkan sederet narasumber mewakili berbagai unsur pentahelix.

Hadir mendampingi Menparekraf sekaligus menjadi moderator dalam sesi Penta Talk, Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu.

Tags: KemenparekrafKolaborasi pentahelixSandiaga uno

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Kerja Sama Kementerian ATR/BPN dengan KPK: Tawarkan Keuntungan bagi Pemda se-Sulut

Kerja Sama Kementerian ATR/BPN dengan KPK: Tawarkan Keuntungan bagi Pemda se-Sulut

13 Mei 2026 | 08:34 WIB
Kementerian ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemprov Aceh: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kementerian ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemprov Aceh: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

13 Mei 2026 | 08:25 WIB
Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit

Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit

13 Mei 2026 | 08:18 WIB
Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

12 Mei 2026 | 16:12 WIB
Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

12 Mei 2026 | 06:57 WIB
Layanan Pertanahan Era Digital, Lebih Mudah Pantau Berkas Lewat Sentuh Tanahku

Layanan Pertanahan Era Digital, Lebih Mudah Pantau Berkas Lewat Sentuh Tanahku

11 Mei 2026 | 18:15 WIB
@palembang

Trending

Driver Ojek Online Perkosa Anak 12 Tahun di Palembang, Korban Jalani Operasi

Bloody Heart: Drama Korea Tentang Kekuasaan dan Cinta Tragis

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Polrestabes Palembang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Gandus.

Review Mouse (2021), Drakor Psikopat Penuh Misteri

Pejabat Kemenham Sumsel Ditemukan Meninggal di Rumah Kos

Film Kraken 2025: Teror Legenda di Kedalaman Laut Greenland

Info Terbaru

The Spy Who Dumped Me

The Spy Who Dumped Me: Komedi Aksi Sahabat yang Tak Terduga

13 Mei 2026 | 21:59 WIB
Herman Deru Dorong Sinergi Camat dan Kepala Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Herman Deru Dorong Sinergi Camat dan Kepala Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

13 Mei 2026 | 08:40 WIB
Kerja Sama Kementerian ATR/BPN dengan KPK: Tawarkan Keuntungan bagi Pemda se-Sulut

Kerja Sama Kementerian ATR/BPN dengan KPK: Tawarkan Keuntungan bagi Pemda se-Sulut

13 Mei 2026 | 08:34 WIB
Kementerian ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemprov Aceh: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kementerian ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemprov Aceh: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

13 Mei 2026 | 08:25 WIB
Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit

Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit

13 Mei 2026 | 08:18 WIB
The Cabin in the Woods

Dekonstruksi Horor yang Sangat Jenius, The Cabin in the Woods

12 Mei 2026 | 21:39 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

Official Partner

sumsel agensi media, sumsel, plg
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist