• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Minggu, Juni 14, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Ossy Dermawan Jadi Pembicara di UMJ: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden

Bertemakan “Asta Cita sebagai Kompas Peradaban: Meneguhkan Kepemimpinan Bangsa yang Tangguh, Berdaulat, dan Berkemajuan”,

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
14 Juni 2026 | 19:34 WIB
in Nasional
Ossy Dermawan Jadi Pembicara di UMJ: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (13/06/2026).

WhatsappTelegramFacebook

JAKARTA – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (13/06/2026).

Sejalan dengan tema “Asta Cita sebagai Kompas Peradaban: Meneguhkan Kepemimpinan Bangsa yang Tangguh, Berdaulat, dan Berkemajuan”, dalam paparannya, Wamen Ossy mengatakan bahwa sektor pertanahan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Seperti halnya poin mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada tanah, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru. Semua program tersebut membutuhkan lahan dan tanah. Di situlah peran Kementerian ATR/BPN akan mendorong program Asta Cita terlaksana,” ujar Wamen Ossy.

Kondisi sumber daya agraria di Indonesia saat ini terbagi sekitar 77% merupakan wilayah laut, sementara 23% berupa daratan atau sekitar 189 juta hektare.

BeritaTerkait

Ossy Dermawan Berikan Pengarahan di Kantah Samarinda: Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kaltim

Ossy Dermawan Berikan Pengarahan di Kantah Samarinda: Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kaltim

14 Juni 2026 | 14:11 WIB
Nusron Wahid Ingin Target PTSL 2027 Ditambah

Nusron Wahid Ingin Target PTSL 2027 Ditambah

12 Juni 2026 | 19:36 WIB

Wamen Ossy menjelaskan, dari total daratan yang ada, sekitar 118,1 juta hektare atau 62,5% merupakan kawasan hutan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan.

“Sementara itu, areal penggunaan lain (APL) seluas 70,1 juta hektare menjadi bagian dari kewenangan Kementerian ATR/BPN. Hingga saat ini sekitar 79,5% area yang menjadi kewenangan ATR/BPN telah terpetakan,” jelas Wamen Ossy.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN tengah menyelesaikan pemetaan 20,5% bidang tanah yang tersisa, terutama pada wilayah yang berada di kawasan perbatasan dan berbatasan dengan kawasan hutan.

Diharapkan, saat seluruh bidang tanah pada APL telah terpetakan 100%, pemerintah memiliki basis data pertanahan yang semakin lengkap dan terintegrasi.

Di hadapan mahasiswa UMJ peserta kegiatan Akademi Politik, Wamen Ossy menerangkan gambaran setelah tahap pemetaan, yaitu integrasi data.

Pemetaan menjadi fondasi untuk mendukung integrasi data lewat Kebijakan Satu Peta, yang menjadi salah satu fokus pemerintah.

Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi potensi tumpang tindih pemanfaatan ruang yang kerap memicu sengketa dan konflik agraria.

“Beberapa permasalahan yang terjadi saat ini merupakan akibat belum adanya kesatuan database yang kita miliki, baik di kawasan hutan dan kawasan APL. Karena itu, kami terus mendorong pemanfaatan teknologi agar seluruh lembaga menggunakan satu basis data yang sama sehingga tumpang tindih dan konflik dapat ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Tags: Kementerian ATR/BPNOssy DermawanUniversitas Muhammadiyah Jakarta

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Ossy Dermawan Berikan Pengarahan di Kantah Samarinda: Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kaltim

Ossy Dermawan Berikan Pengarahan di Kantah Samarinda: Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kaltim

14 Juni 2026 | 14:11 WIB
Nusron Wahid Ingin Target PTSL 2027 Ditambah

Nusron Wahid Ingin Target PTSL 2027 Ditambah

12 Juni 2026 | 19:36 WIB
Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

12 Juni 2026 | 11:45 WIB
Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

11 Juni 2026 | 18:49 WIB
MPP Jadi Pilihan Masyarakat untuk Konsultasi dan Urus Berkas Pertanahan

MPP Jadi Pilihan Masyarakat untuk Konsultasi dan Urus Berkas Pertanahan

11 Juni 2026 | 08:14 WIB
Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset

Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset

10 Juni 2026 | 21:44 WIB
@palembang

Trending

Film Our House (Khang baan): Terror di Rumah Baru

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Ubi Rebus: Camilan Tradisional Kaya Nutrisi untuk Diet dan Kesehatan Optimal

Lukisan Berlumur Darah: Teror dari Masa Lalu dan Dendam yang Bangkit

The Devil Wears Prada: Kisah di Balik Gemerlap Dunia Mode yang Kejam

Review Mouse (2021), Drakor Psikopat Penuh Misteri

Info Terbaru

Ossy Dermawan Jadi Pembicara di UMJ: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden

Ossy Dermawan Jadi Pembicara di UMJ: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden

14 Juni 2026 | 19:34 WIB
Launching Car Free Day Palembang

Launching Car Free Day Palembang

14 Juni 2026 | 19:01 WIB
Ossy Dermawan Berikan Pengarahan di Kantah Samarinda: Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kaltim

Ossy Dermawan Berikan Pengarahan di Kantah Samarinda: Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kaltim

14 Juni 2026 | 14:11 WIB
Personel Polda Sumsel Raih Juara di Bromo KOM 2026

Personel Polda Sumsel Raih Juara di Bromo KOM 2026

14 Juni 2026 | 12:01 WIB
Film Escape Room

Terjebak di Ruangan Mematikan, Film Escape Room

13 Juni 2026 | 23:34 WIB
Begal Bersenpi Beraksi Dekat Polda Sumsel, Karyawati Sate Taican Kehilangan Motor Saat Pulang Kerja

Begal Bersenpi Beraksi Dekat Polda Sumsel, Karyawati Sate Taican Kehilangan Motor Saat Pulang Kerja

13 Juni 2026 | 16:03 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

Official Partner

sumsel agensi media, sumsel, plg
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist