PALEMBANG, – Polda Sumatera Selatan mulai membangun Gedung Pelayanan BPKB Prototype di kawasan Kertapati, Palembang, Jumat (7/8/2026). Pembangunan gedung ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor sekaligus mendukung sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).
Groundbreaking pembangunan gedung dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, jajaran Forkopimda, Wali Kota Palembang, pejabat utama Polda Sumsel, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Gedung Pelayanan BPKB Prototype dibangun di atas lahan hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah bersertifikat Hak Pakai Nomor 14 Tahun 2023. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Trisurya Daya Elektrikal dengan target penyelesaian selama 165 hari kalender, mulai 26 Juni hingga 10 Desember 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. Roberto Pardede mengatakan, pembangunan gedung baru ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang terus meningkat di Sumatera Selatan.
“Pembangunan gedung ini kami rancang agar pelayanan penerbitan BPKB semakin cepat, transparan, dan berbasis teknologi, sekaligus mendukung keakuratan data penegakan hukum Electronic Traffic Law Enforcement bagi masyarakat Sumatera Selatan,” kata Roberto.
Menurutnya, keberadaan gedung prototype akan membuat pelayanan BPKB menjadi lebih efektif dan terintegrasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang mewakili Gubernur Sumsel mengatakan hibah lahan untuk pembangunan gedung tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan publik.
“Kami berharap aset yang telah dihibahkan dapat dimanfaatkan secara optimal, dipelihara dengan baik, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumatera Selatan. Groundbreaking ini menjadi wujud kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Polda Sumatera Selatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” ujarnya.
Selain peletakan batu pertama, kegiatan juga diisi dengan penyerahan sertifikat tanah hibah dari Pemerintah Provinsi Sumsel kepada Polda Sumsel, penyerahan kendaraan operasional Ditlantas Polda Sumsel kepada Satlantas Polrestabes Palembang, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.















