• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Selasa, September 22, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Sumsel

Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

Pemprov Sumsel bersama Satgas Karhutla terus melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
21 September 2026 | 21:23 WIB
in Sumsel
Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

Posko Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kantor BPBD Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (19/9/2026).

WhatsappTelegramFacebook

OKU SELATAN — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie meninjau Posko Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kantor BPBD Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (19/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan Satgas Karhutla Kabupaten OKU Selatan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memastikan kondisi di wilayah tersebut tetap terkendali.

BeritaTerkait

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

22 September 2026 | 12:12 WIB
Ratu Dewa Geram Saat Rapat Antisipasi Banjir Hanya Dihadiri Staf PPPK

Ratu Dewa Geram Saat Rapat Antisipasi Banjir Hanya Dihadiri Staf PPPK

17 September 2026 | 23:12 WIB

Herman Deru mengatakan, kunjungannya ke OKU Selatan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk memantau secara langsung kondisi di daerah, terutama dalam menghadapi cuaca yang masih berpotensi kering dalam beberapa waktu ke depan.

“Kenapa Gubernur begitu konsen sampai harus ke OKU Selatan ini, karena kita ini El Nino. Menurut BMKG diperkirakan baru bisa mendapatkan hujan alami itu awal November. Berarti ada sekitar 45 hari lagi tidak hujan,” kata Herman Deru.

Meski demikian, Herman Deru berharap perkiraan tersebut tidak terjadi dan hujan dapat turun lebih cepat sehingga kondisi di Sumsel tetap aman serta potensi karhutla dapat ditekan.

“Namun, mudah-mudahan itu tidak benar, semoga lebih cepat datang hujannya,” ujarnya.

Menurut Herman Deru, Pemprov Sumsel bersama Satgas Karhutla terus melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Hingga saat ini, OMC telah dilakukan sebanyak 58 kali sebagai salah satu upaya untuk memancing pertumbuhan awan hujan di wilayah yang membutuhkan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan OMC tidak hanya dilakukan pada siang hari. Dalam kondisi tertentu, operasi juga dilakukan pada malam hingga tengah malam ketika terdapat informasi mengenai bibit awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

“OMC sudah 58 kali kita lakukan. BNPB, saya sebagai gubernur menginstruksikan Satgas untuk melakukan OMC, baik itu tengah malam sudah kita lakukan. Begitu ada informasi bibit hujan, tengah malam pun kita lakukan,” jelasnya.

Herman Deru menambahkan, pelaksanaan OMC juga memiliki risiko tersendiri bagi pilot dan kru pesawat yang bertugas. Namun, langkah tersebut tetap dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan dampak kekeringan dan mencegah meluasnya karhutla.

“Ini mempertaruhkan nyawa pilot dan kru untuk menebar garam sebagai pemancing awan berbibit hujan. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita,” katanya.

Selain mengantisipasi karhutla, Herman Deru juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memperhatikan dampak musim kering terhadap ketersediaan air. Ia melihat sejumlah sungai di wilayah Sumsel mulai mengalami penurunan debit akibat kondisi cuaca.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah, termasuk pengelola PDAM, mulai menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi.

“Saya lihat sungai-sungai kita banyak sekali debitnya turun. Kalau PDAM, itu harus kita carikan solusi bagaimana intake-nya agar tetap produktif. Masyarakat yang hidupnya menggantungkan pada air sungai harus kita perhatikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan dan Satgas Karhutla setempat. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, OKU Selatan tidak termasuk daerah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap asap akibat karhutla.

“Kedatangan saya juga untuk mengingatkan dan mengapresiasi bahwa OKU Selatan ini tidak termasuk kabupaten yang menyumbang asap,” ungkapnya.

Namun demikian, ia meminta seluruh jajaran Satgas tetap meningkatkan kewaspadaan. Sebab, potensi munculnya titik api tidak hanya berasal dari aktivitas manusia, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor alam, terutama kondisi cuaca yang ekstrem dan kering.

Herman Deru juga menginstruksikan agar kesiapsiagaan penanganan karhutla diperkuat, termasuk untuk wilayah yang sulit dijangkau oleh personel di darat. Untuk titik api yang berada di kawasan pegunungan atau lokasi yang tidak terjangkau manusia, dukungan penanganan melalui udara harus dapat segera dilakukan.

“Kalau ada yang tidak terjangkau manusia, misalnya di atas gunung tiba-tiba ada kejadian, helikopter bisa dikerahkan. Bapak bisa telepon, kasih titik koordinat,” tegasnya.

Ia mengatakan, Dansatgas Udara juga telah diinstruksikan untuk siaga selama 24 jam. Kesiapsiagaan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons apabila ditemukan titik api di wilayah yang sulit dijangkau.

“Dalam hal ini kita tidak main-main. Tetapi ingat juga ada peran manusia, namun faktor alam sangat tinggi memengaruhi terkait hotspot dan fire spot,” pungkas Herman Deru.

Tags: herman deruKarhutlaoku selatanpemprov sumsel

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

22 September 2026 | 12:12 WIB
Ratu Dewa Geram Saat Rapat Antisipasi Banjir Hanya Dihadiri Staf PPPK

Ratu Dewa Geram Saat Rapat Antisipasi Banjir Hanya Dihadiri Staf PPPK

17 September 2026 | 23:12 WIB
Pemprov Sumsel Ikuti Rakor Bersama Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla

Pemprov Sumsel Ikuti Rakor Bersama Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla

17 September 2026 | 11:28 WIB
Herman Deru Kaget Lihat Pengendara Antre Solar hingga Belasan Jam, Langsung Telepon Pertamina

Herman Deru Kaget Lihat Pengendara Antre Solar hingga Belasan Jam, Langsung Telepon Pertamina

16 September 2026 | 11:09 WIB
Kakanwil BPN Sumsel Lakukan Evaluasi Kinerja Kantah OKU

Kakanwil BPN Sumsel Lakukan Evaluasi Kinerja Kantah OKU

16 September 2026 | 10:48 WIB
Jurnalis di Sumsel Gelar Doa untuk Rekannya yang Belum Kembali dari Liputan Gunung Anak Krakatau

Jurnalis di Sumsel Gelar Doa untuk Rekannya yang Belum Kembali dari Liputan Gunung Anak Krakatau

15 September 2026 | 20:01 WIB
@palembang

Trending

Bukan Sekadar Touring, Komunitas Otomotif Pekalongan Didorong Jadi Pelopor Keselamatan

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Mengungkap Misteri Tipe MBTI Paling Langka

Masyarakat Bisa Mengadu 24 Jam ke Polri Via WhatsApp, Ini Nomornya

Pemkab Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

Menguak Diversifikasi Lini Bisnis PT Djarum

Info Terbaru

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

22 September 2026 | 12:12 WIB
Warga Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah Cepat dengan Pelayanan Pengukuran Terjadwal

Warga Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah Cepat dengan Pelayanan Pengukuran Terjadwal

21 September 2026 | 21:27 WIB
Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

21 September 2026 | 21:23 WIB
Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

21 September 2026 | 21:12 WIB
64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

21 September 2026 | 08:34 WIB
Pengukuran Terjadwal Bikin Layanan Pertanahan Lebih Jelas untuk Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Bikin Layanan Pertanahan Lebih Jelas untuk Masyarakat

21 September 2026 | 08:24 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist