• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Selasa, November 3, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Headline

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jaringan Malaysia-Palembang-PALI

Berupa sabu seberat 45,5 kilogram, ekstasi sebanyak 9.439 butir, serta etomidate sebanyak 140 cartridge.

admin By admin
17 September 2026 | 23:32 WIB
in Headline, Kriminal
Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jaringan Malaysia-Palembang-PALI

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jaringan Internasional Malaysia-Palembang-PALI, berupa sabu seberat 45,5 kilogram, ekstasi sebanyak 9.439 butir, serta etomidate sebanyak 140 cartridge, Kamis (18/9/2026).

WhatsappTelegramFacebook

PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jaringan Internasional Malaysia-Palembang-PALI, berupa sabu seberat 45,5 kilogram, ekstasi sebanyak 9.439 butir, serta etomidate sebanyak 140 cartridge, di halaman Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Kamis (18/9/2026) siang.

Menurut Herman Deru, upaya pemberantasan narkoba saat ini tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Pencegahan harus dilakukan secara berlapis, mulai dari lingkungan keluarga hingga desa dan kelurahan.

BeritaTerkait

Sumsel United Targetkan Raih Poin Lawan Semen Padang

Sumsel United Targetkan Raih Poin Lawan Semen Padang

29 Oktober 2026 | 20:39 WIB
Usai Gerebek Sabung Ayam, Polsek Gandus Acak-Acak Sarang Narkoba di Tangga Buntung

Usai Gerebek Sabung Ayam, Polsek Gandus Acak-Acak Sarang Narkoba di Tangga Buntung

25 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Ia menyebutkan, berdasarkan paparan Kepala BNNP Sumsel, sasaran peredaran dan penyalahgunaan narkoba kini juga telah menyentuh wilayah daerah hingga desa.

“Justru sasarannya sekarang ini adalah daerah dan desa. Karena itu, kita perlu memperkuat benteng mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat hingga desa,” kata Herman Deru.

Herman Deru mengingatkan bahwa Sumsel selama ini memiliki berbagai capaian positif, baik di bidang pangan, penanganan stunting maupun sektor pembangunan lainnya. Namun, berbagai prestasi tersebut harus diimbangi dengan perhatian serius terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai, data survei mengenai penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, penurunan angka statistik tidak boleh langsung dimaknai bahwa persoalan narkoba telah selesai, sebab masih terdapat kemungkinan adanya masyarakat yang belum terdeteksi dalam survei.

“Kalau angka statistik kita turun, jangan dulu bangga. Bisa jadi daerah lain yang naik jumlahnya, tetapi kita statis di angka kita. Karena dalam survei, terutama menyangkut narkoba, orang tentu cenderung merahasiakannya,” ujarnya.

Karena itu, Herman Deru mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya mengandalkan teknologi maupun informasi dari satu sumber dalam mengungkap jaringan narkoba. Menurutnya, karakter jaringan narkoba yang tertutup membuat upaya pemutusan mata rantai membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Tantangannya adalah bagaimana memutus mata rantai. Semakin tinggi teknologi pihak penegak hukum, mereka juga meng-upgrade dirinya. Karena itu, informasi dari masyarakat menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menilai, setiap orang dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing. Terlebih bagi mereka yang memiliki jabatan maupun pengaruh di tengah masyarakat, peran tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan pencegahan dan memberikan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar.

“Minimal kita bisa mencegah dan menginformasikan. Ini yang mahal. Karena jaringan ini pasti jaringan tertutup, tetapi penggunanya sebenarnya bisa terlihat dengan nyata,” tegasnya.

Lebih jauh, Herman Deru juga menyoroti bahwa dalam rantai peredaran narkoba, tidak semua pihak memiliki posisi yang sama. Pengguna, kurir, hingga pelaku yang berada pada tingkatan lebih tinggi memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa pihak-pihak yang berada di lapisan bawah, termasuk kurir, dalam banyak kasus juga dapat menjadi korban dari jaringan narkoba.

Herman Deru menegaskan, dampak narkoba tidak berhenti pada individu pengguna. Ketergantungan narkoba dapat berkembang menjadi persoalan sosial dan ekonomi, bahkan berpotensi mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal untuk memenuhi kebutuhannya.

“Kalau terjangkit kepada orang yang ekonominya mapan, paling dia berjualan kalau sudah ketagihan. Kalau yang ekonominya buntu, bisa merampok, mencuri, menipu orang tuanya atau keluarganya. Akarnya terus berkembang,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat memperkuat benteng pertama, yakni keluarga. Selanjutnya, benteng tersebut harus diperkuat oleh lingkungan masyarakat dan para tokoh yang memiliki pengaruh, khususnya tokoh agama.

“Bentengnya mulai dari keluarga, kemudian ketokohan, khususnya tokoh-tokoh agama. Tokoh agama tentu sangat berpengaruh,” katanya.

Menurut Herman Deru, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan memastikan pertumbuhan fisik anak melalui program pemerintah. Ketahanan mental dan lingkungan yang sehat juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kualitas generasi muda, termasuk upaya penanganan stunting dan pemenuhan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita berantas stunting, pemerintah menganggarkan luar biasa untuk MBG agar pertumbuhan anak ini baik, secara fisik. Tapi secara psikis, kita tentu membutuhkan benteng lingkungan,” ujarnya.

Herman Deru menegaskan, generasi muda merupakan salah satu penentu masa depan bangsa. Karena itu, pengalaman dan pengetahuan mengenai bahaya narkoba harus terus ditularkan kepada generasi muda agar mereka memiliki keberanian menghadapi persoalan dan tidak mencari jalan keluar melalui penyalahgunaan narkoba.

“Kita pernah muda semua. Kenapa kita bisa sampai pada titik ini sekarang, minimal itu yang bisa kita tularkan kepada generasi muda. Kita tidak ingin mewariskan generasi berikutnya menjadi generasi yang hancur,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga mengapresiasi BNNP Sumsel yang dinilainya telah mampu mengintegrasikan kerja sama dengan berbagai pihak dalam pemberantasan narkoba, mulai dari masyarakat di desa hingga para mitra kerja.

Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.

Khusus kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Herman Deru mendorong agar sosialisasi bahaya narkoba menjadi bagian yang semakin diperkuat dalam program kerja organisasi.

“Kalau boleh menambah bidang, adalah bidang khusus dalam sosialisasi. Ini penting untuk memperkuat peran tokoh agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

BNNP Sumsel Ungkap Puluhan Kilogram Narkotika

Sementara itu, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Siallagan menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari upaya bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Sumatera Selatan. Ia berharap langkah tersebut dapat terus memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba.

Menurutnya, Sumsel masih menghadapi tantangan serius terkait penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan survei enam tahun lalu, Sumsel tercatat sebagai provinsi dengan prevalensi penyalahgunaan narkoba yang cukup tinggi secara nasional. Ia berharap angka tersebut saat ini telah mengalami penurunan.

Dari sisi pemberantasan, BNNP Sumsel pada 2025 berhasil mengungkap dan menyita sekitar 29 kilogram sabu dan 20 ribu butir ekstasi. Sementara hingga 2026, pengungkapan telah mencapai sekitar 65 kilogram sabu, disertai barang bukti narkotika lainnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pengungkapan tersebut tidak semata-mata diukur dari banyaknya barang bukti yang disita, tetapi dari keberhasilan membongkar jaringan peredaran gelap narkoba. BNNP Sumsel bekerja berdasarkan data intelijen, informasi masyarakat, serta analisis terhadap jaringan untuk memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Kepala BNNP Sumsel menilai penyitaan puluhan kilogram narkotika memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar nilai ekonominya. Barang bukti yang berhasil diamankan berarti mencegah narkoba beredar dan dikonsumsi masyarakat, terutama generasi muda, yang dapat merusak kesehatan, produktivitas, serta kualitas sumber daya manusia.

Ia juga menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan proses panjang, terutama untuk mengungkap bandar dan jaringan utama. Para pelaku terus mengembangkan pola dan kemampuan untuk menghindari penindakan. Karena itu, BNNP bersama aparat penegak hukum terus melakukan pendalaman dan penelusuran terhadap jaringan serta aliran dana.

Kepala BNNP Sumsel mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti memerangi narkoba. Kritik dan komentar masyarakat, termasuk terkait pengungkapan jaringan narkoba, dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja pemberantasan.

“Kita tidak akan berhenti. Para bandar dan jaringan narkoba, cepat atau lambat, akan terus kami kejar dan proses sesuai hukum,” tegasnya.

Tags: BNN sumselherman derunarkobaNarkotika

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Sumsel United Targetkan Raih Poin Lawan Semen Padang

Sumsel United Targetkan Raih Poin Lawan Semen Padang

29 Oktober 2026 | 20:39 WIB
Usai Gerebek Sabung Ayam, Polsek Gandus Acak-Acak Sarang Narkoba di Tangga Buntung

Usai Gerebek Sabung Ayam, Polsek Gandus Acak-Acak Sarang Narkoba di Tangga Buntung

25 Oktober 2026 | 12:10 WIB
Sumsel United Targetkan Tren Positif Lawan Adhyaksa Bekasi City

Sumsel United Targetkan Tren Positif Lawan Adhyaksa Bekasi City

23 Oktober 2026 | 23:42 WIB
Kabut Asap Makin Pekat, Herman Deru Pastikan Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan

Kabut Asap Makin Pekat, Herman Deru Pastikan Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan

23 Oktober 2026 | 18:23 WIB
Didi Yanto Serahkan Berkas, Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua PSSI Sumsel

Didi Yanto Serahkan Berkas, Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua PSSI Sumsel

22 Oktober 2026 | 20:02 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang

BMKG Ungkap Penyebab Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang

22 Oktober 2026 | 12:17 WIB
@palembang

Trending

Marzuki Alie Kritik Pemkot Palembang soal PBB Aset Pendidikan

Menguak Diversifikasi Lini Bisnis PT Djarum

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Penandatangan Adendum Perjanjian Kerja PPPK di Kanwil BPN Sumsel

Dua Tahun Prabowo Gibran, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

I Have a Secret: Kisah Rahasia dan Kekuatan Tersembunyi di Sekolah

Ekspansi Strategis, Changhong Resmikan Brand Shop Eksklusif Perdana di Istana Elektronik Palembang

Info Terbaru

Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan

Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan

2 November 2026 | 12:13 WIB
ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan, Tak Perlu Datang ke Kantah

ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan, Tak Perlu Datang ke Kantah

2 November 2026 | 12:00 WIB
M Nasuha Kecewa Timnya Kalah di Menit Akhir Lawan Semen Padang

M Nasuha Kecewa Timnya Kalah di Menit Akhir Lawan Semen Padang

31 Oktober 2026 | 12:25 WIB
Marzuki Alie Buka Peluang Dialog dengan Pemkot Palembang soal PBB IGM

Marzuki Alie Buka Peluang Dialog dengan Pemkot Palembang soal PBB IGM

30 Oktober 2026 | 18:32 WIB
APTISI Sumsel Minta Pemkot Palembang Kaji Ulang PBB Kampus UIGM

APTISI Sumsel Minta Pemkot Palembang Kaji Ulang PBB Kampus UIGM

30 Oktober 2026 | 17:24 WIB
Nusron Wahid Lantik 152 Pejabat Kementerian ATR/BPN

Nusron Wahid Lantik 152 Pejabat Kementerian ATR/BPN

30 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist