• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Jumat, Juni 12, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Kominfo Sebut Politik Identitas dan Hoaks Menurun

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
29 Januari 2024 | 19:47 WIB
in Nasional, Politik
Kominfo Sebut Politik Identitas dan Hoaks Menurun

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria

WhatsappTelegramFacebook

Tiga pekan menjelang pemungutan suara dalam rangkaian Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, informasi hoaks masih tersebar di platform digital. Tak hanya itu, residu polarisasi yang terjadi pada Pemilu 2019 tampak masih memengaruhi kontestasi dan pesta demokrasi yang tengah berlangsung.

Meskipun politik identitas meski masih sering digunakan akibat perbedaan pilihan politik dan keinginan untuk menjatuhkan pihak yang berbeda pilihan, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan ada kecenderungan kuantitas hoaks dan politik identitas menurun di sepanjang musim kampanye Pemilu Serentak 2024.

BeritaTerkait

Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

12 Juni 2026 | 11:45 WIB
Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

11 Juni 2026 | 18:49 WIB

“Meskipun tak sepenuhnya menghilang, namun kita juga mencermati ada penurunan pemakaian politik identitas. Dan kita cukup mau apresiasi hal itu. Masyarakat kita juga semakin dewasa dengan pengalaman Pemilu dua kali dan Pilpres sebelumnya,” ungkapnya dalam Forum Merdeka Barat 9: “Dewasa Berdemokrasi pada Pemilu 2024” di Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (29/01/2024).

Pemanfaatan media sosial secara masif memungkinkan penyebaran hoaks berlangsung dengan sangat cepat. Dan, Wamenkominfo menduga hoaks mempengaruhi persepsi masyarakat dalam kontestasi politik yang masih berlangsung. 

“Kita bersyukur kali ini kelihatannya politik identitas tidak lagi menjadi wacana dominan dalam perbincangan-perbincangan atau persaingan-persaingan di tengah pilpres ataupun pileg kali ini,” tutur Wamenkominfo.

Wamen Nezar Patria menilai saat ini masyarakat sudah banyak yang memetik pelajaran. Menurutnya perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam iklim demokrasi. Oleh karena itu, setiap orang perlu bersikap lebih bijak.  

“Kedewasaan berdemokrasi dalam Pemilu 2024, mutlak diperlukan dalam semua aspek di masyarakat, mulai dari individu menyerap informasi, hingga media massa yang bertugas menyajikannya secara jujur dan berimbang,” ungkapnya.

Sejak 1 Juli 2023 hingga 24 Januari 2024, Kementerian Kominfo telah mengidentifikasi sebanyak 195 temuan isu hoaks terkait Pemilu yang tersebar pada 2.825 konten. 

“Dari jumlah tersebut, 1.546 konten telah kami tindak lanjuti, sedangkan sisanya masih dalam proses,” tutur Wamenkominfo. 

Meskipun ada kecenderungan menurun, Wamen Nezar Patria tetap mengingatkan semua pihak mewaspadai narasi hoaks yang mengarah ke black campaign dengan menggunakan berbagai macam medium. Salah satunya penggunan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan pembuatan dan penyebaran konten bermuatan hoaks lebih mudah dan cepat.

“Dulu (Pemilu 2019) ada beberapa hoaks menggunakan AI, tetapi waktu itu masih mudah dikenali. Sekarang, jauh lebih smooth karena generative AI yang mampu menghasilkan teks juga suara serta gambar sangat coherence, smooth, sehingga kita agak sulit membedakan dengan yang asli,” jelasnya.

Menurut Wamenkominfo, pemanfaatan AI untuk pembuatan dan penyebaran hoaks di Indonesia masih relatif baru. Meski di berbagai negara sudah banyak digunakan sejak generatif AI muncul kira-kira 3-4 tahun yang lalu.

“Nah, itu  hal baru dalam penyebaran hoaks tahun ini. Dan ini bukan khas Indonesia karena banyak digunakan di berbagai momen pemilu di berbagai negara untuk menyebarkan hoaks. Bukan saja cuma Pemilu, tetapi juga ada hoaks yang berkaitan dengan kesehatan, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya,” tuturnya.

Oleh karena itu, Wamen Nezar Patria mengajak semua pihak bisa mengantisipasi penggunaan teknologi AI untuk pembentukan dan penyebaran narasi hoaks.

“Pemanfaatan AI seperti deepfake untuk pembuatan konten hoaks menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi dan ditanggulangi bersama,” tandasnya.

Tags: Hoaxkominfopemilu 2024politik identitas

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

12 Juni 2026 | 11:45 WIB
Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

11 Juni 2026 | 18:49 WIB
MPP Jadi Pilihan Masyarakat untuk Konsultasi dan Urus Berkas Pertanahan

MPP Jadi Pilihan Masyarakat untuk Konsultasi dan Urus Berkas Pertanahan

11 Juni 2026 | 08:14 WIB
Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset

Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset

10 Juni 2026 | 21:44 WIB
1.322 PNS Baru Kementerian ATR/BPN Resmi Dilantik, Begini Pesan Wamen Ossy Dermawan

1.322 PNS Baru Kementerian ATR/BPN Resmi Dilantik, Begini Pesan Wamen Ossy Dermawan

10 Juni 2026 | 21:38 WIB
Sumarni Ditunjuk Jadi Plt Bupati Muara Enim

Sumarni Ditunjuk Jadi Plt Bupati Muara Enim

10 Juni 2026 | 21:21 WIB
@palembang

Trending

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

Film Our House (Khang baan): Terror di Rumah Baru

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Lukisan Berlumur Darah: Teror dari Masa Lalu dan Dendam yang Bangkit

The Devil Wears Prada: Kisah di Balik Gemerlap Dunia Mode yang Kejam

Ubi Rebus: Camilan Tradisional Kaya Nutrisi untuk Diet dan Kesehatan Optimal

Review Mouse (2021), Drakor Psikopat Penuh Misteri

Info Terbaru

Ditlantas Polda Sumsel Jadikan Nobar Piala Dunia Momentum Dekatkan Polri dengan Komunitas Ojol

Ditlantas Polda Sumsel Jadikan Nobar Piala Dunia Momentum Dekatkan Polri dengan Komunitas Ojol

12 Juni 2026 | 14:16 WIB
Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

Nusron Wahid Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun saat Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan DPR RI

12 Juni 2026 | 11:45 WIB
Komisi III DPRD Sumsel Kunker ke Semen Baturaja, Bahas Optimalisasi Pajak dan Kontribusi Daerah

Komisi III DPRD Sumsel Kunker ke Semen Baturaja, Bahas Optimalisasi Pajak dan Kontribusi Daerah

12 Juni 2026 | 10:18 WIB
Cube Zero

Film Cube Zero (2004): Prequel Menegangkan yang Mengungkap Rahasia Labirin Maut

11 Juni 2026 | 23:30 WIB
Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

Kementerian ATR/BPN Laporkan Progres KSPEAN Papua Selatan, Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

11 Juni 2026 | 18:49 WIB
Ditreskrimsus Polda Sumsel Kirim Pesan Keras ke Pengedar Miras Ilegal, 20.088 Botol Digilas Tanpa Ampun

Ditreskrimsus Polda Sumsel Kirim Pesan Keras ke Pengedar Miras Ilegal, 20.088 Botol Digilas Tanpa Ampun

11 Juni 2026 | 12:21 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

Official Partner

sumsel agensi media, sumsel, plg
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist