Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Aparatur Sipil Negara atau ASN.
Ia pagi tadi, pada apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah, Senin (29/7/2024) di Benteng Kuto Besak, berpamitan.
Pj Wali Kota Palembang Ucok Abdulrauf Damenta, yang bertindak sebagai Inspektur upacara, dalam amanatnya, mengapresiasi kinerja Ratu Dewa.
Menurut Damenta, banyak prestasi yang ditorehkan Dewa selama menjabat Sekda Palembang. beberapa aspek, antara lain indeks pembangunan manusia meningkat, angka atau tingkat kemiskinan di Palembang menurun, begitu juga inflasi di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini, relatif terkendali. Untuk diketahui Sekda Ratu Dewa adalah ketua tim pengendali inflasi daerah atau TPID Palembang.
“Terima kasih atas dedikasi, kerja keras , inovasidan komitmennya untuk menjadikan Palembang sebagai kota yang lebih baik,” ujar Damenta.
Ia menyebut Ratu Dewa juga meraih banyak penghargaan pribadi, antara lain Leading Public Service Innovation dari CNN Indonesia Award 2024, kemudian penghargaan Inspiring Figure atau sosok berlatar belakang ASN yang menginspirasi dari Majalah Moeslim Choice tahun 2020. Ratu Dewa satu-satunya Sekda di Indonesia yang meraih penghargaan ini.
Usai amanat dari Pj Wali Kota Abdulrauf Damenta, Sekda Ratu Dewa naik ke mimbar upacara, berdiri di samping Damenta.
Dewa menyampaikan sambutannya. Ia menceritakan sepintas lalu terkait perjalanan karirnya sebagai PNS atau yang dikenal sekarang dengan sebutan ASN. Dewa dilantik sebagai PNS pada Maret 1993, dan bertugas di Departemen Penerangan Provinsi Sumsel.
“31 tahun 5 bulan lalu, saya yang anak kampung mewujudkan mimpi menjadi PNS,” ujar Dewa.
Dalam perjalanan karir ke-PNS-an nya, berbagai jabatan diemban Ratu Dewa. Beberapa di antaranya Kepala DPM PTSP Palembang, Kepala BKPSDM Palembang, Sekretaris Daerah, Pj Wali Kota Palembang, dan kembali menjadi Sekda Palembang dan lantas mengakhiri karir ASN atau purnabakti.
Ratu Dewa mengakhiri sambutannya dengan pantun, yang menyiratkan harapannya untuk bertemu lagi dengan seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Palembang.
Dewa memang akan ikut kontestasi pemilihan wali kota Palembang pada 27 November mendatang. Karena itu, ia mengundurkan diri sebagai ASN.
Sementara itu, usai sambutan dari Ratu Dewa, Pj Wako Palembang Abdulrauf Damenta juga menyampaikan imbauan agar seluruh ASN bisa bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada.
“Jangan bermain api politik,” ujar Damenta.















