SUNGAI LILIN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di bawah kepemimpinan Bupati M Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen dalam mencetak tenaga kerja lokal yang handal terus diperkuat.
Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, pemerintah daerah secara masif mensosialisasikan program beasiswa pendidikan vokasi sektor perkebunan dan industri migas.
Setelah sukses melaksanakan sosialiasi 200 siswa di wilayah Barat (Kecamatan Lawang Wetan) sehari sebelumnya, kini giliran wilayah Timur yang disasar. Sebanyak 189 siswa-siswi dari SMK Negeri 1 Sungai Lilin, SMA Negeri 1 Sungai Lilin, SMK Babat Supat, MA Assalam, hingga warga Desa Suka Damai Baru (B5) memadati Halaman KPKS Suka Makmur untuk mengikuti sosialisasi tersebut.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memutus rantai pengangguran di Kabupaten Muba melalui kesiapan kerja yang matang.
“Ini adalah bentuk nyata perhatian Pemkab Muba bagi keluarga pekebun sawit dan generasi muda Muba. Kami ingin putra-putri daerah menjadi pemain utama di industri strategis, baik sawit maupun migas. Program ini dirancang agar lulusannya langsung diserap oleh industri dengan sistem *Full Scholarship* atau gratis 100%,” tegas Herryandi Sinulingga.
Ketua KPKS Suka Makmur, Iskarmono, menyambut hangat kerja sama antara Disnakertrans Muba dengan Yayasan AKPY-STIPER Yogyakarta.
Ia berharap kesempatan ini dimanfaatkan maksimal agar anak-anak Sungai Lilin dapat menembus perkebunan nasional usai menempuh pendidikan di AKPY STIPER Yogyakarta harapnya.
Sementara itu Dosen AKPY Yogyakarta, Arief Panca Putra, menjelaskan bahwa beasiswa D1 dan D2 ini sepenuhnya dibiayai oleh BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) tanpa membebani APBD, mencakup seluruh biaya pendidikan hingga fasilitas asrama dan penempatan kerja ini.
Sosialiasi ini dapat terlaksana di Muba karena permintaan kadinskatrans muba dan ini sebagai tindak lanjut MOU Atang dilaksanakan Pemkab Muba Melalui Disnaketrasn Muba dengan Yayasan AKPY-STIPER Jogjakarta jelasnya.
Tidak hanya sawit, sosialisasi juga mencakup program Pendidikan Vokasi Bidang Migas 2026 hasil kerja sama Disnakertrans dengan PPSDM Migas Cepu.
Perwakilan Disnakertrans Muba, Yudi Kartika, memaparkan persyaratan teknis yang harus dipenuhi calon peserta.
Ia mengajak para siswa untuk segera melengkapi administrasi karena kuota kompetisi ini sangat berharga bagi masa depan karier mereka.
Bagi generasi muda Muba yang ingin mendaftarkan diri, silakan memantau informasi resmi melalui kanal-kanal berikut:
1. Beasiswa Sawit 2026 (AKPY-STIPER Yogyakarta)
Website Pendaftaran:www.beasiswasawit.akpy-stiper.ac.id atau www.beasiswasawitbpdpks.id
Instagram: @akpy_stiper
2. Pendidikan Vokasi Migas 2026 (PPSDM Migas Cepu)
Instagram Resmi:@disnakertransmuba
Informasi Teknis: Kantor Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin (Sekayu)
Grup Koordinasi: Calon pendaftar yang hadir pada sosialisasi dapat berkoordinasi melalui grup WhatsApp yang telah dibentuk oleh tim panitia Disnakertrans.
“ Ayo Generasi Muda Muba, uji kompetensimu dan raih peluangmu!















