PALEMBANG – Sebuah pohon tua berusia sekitar 40 tahun tumbang di Jalan Mayor Ruslan, tepat di depan Kantor Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 09.05 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan tiga unit mobil yang terparkir di lokasi mengalami kerusakan setelah tertimpa batang pohon. Peristiwa itu sempat mengagetkan warga karena terjadi di kawasan yang cukup ramai.
Salah satu mobil yang tertimpa pohon masih berisi seorang penumpang. Beruntung, korban berhasil keluar dari kendaraan dan selamat meski sempat terjebak beberapa saat di dalam mobil.
Orang tua korban, Desi, mengatakan saat kejadian anaknya berada di dalam mobil. Ia mengaku melihat langsung detik-detik pohon tersebut roboh.
“Pohonnya roboh pelan, tidak langsung jatuh cepat. Karena ada anak saya di dalam mobil, saya langsung berteriak dan berusaha menyelamatkannya. Syukurlah tidak ada luka serius, hanya matanya agak perih, kemungkinan terkena serpihan kaca,” ujarnya.
Desi berharap ada kejelasan dari pihak terkait mengenai tanggung jawab atas kejadian tersebut, mengingat lokasi pohon berada di lingkungan kantor kecamatan.
“Tadi saya sudah diminta STNK dan KTP. Saya berharap ada kepastian apakah ada ganti rugi atau bentuk tanggung jawab dari pihak terkait. Walaupun ini musibah, kami ingin ada kejelasan,” katanya.
Sementara itu, Perwira Pengawas (Pawas) Ilir Timur I Palembang, Ipda Aditya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan tiga kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.
“Dari tiga mobil yang terdampak, satu unit Toyota Calya milik pengemudi ojek online mengalami kerusakan cukup parah karena batang pohon menimpa bagian tengah kendaraan. Dua mobil lainnya mengalami kerusakan, namun tidak terlalu parah,” jelasnya.
Petugas kepolisian bersama TNI, aparat kecamatan, dan warga setempat langsung melakukan evakuasi pohon tumbang agar arus lalu lintas kembali normal.
Menurut Aditya, berdasarkan pengecekan awal, pohon tersebut diperkirakan telah berusia sekitar 40 tahun. Bagian luar terlihat masih kokoh, namun kondisi bagian dalam sudah lapuk sehingga rawan tumbang.
“Ke depan, akan dilakukan pengecekan dan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dinilai sudah tua atau berpotensi membahayakan, agar kejadian serupa tidak terulang,” tandasnya.















