• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Kamis, Agustus 27, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Sumsel

Kementerian ATR/BPN Targetkan 87% LBS jadi LP2B

Kementerian ATR/BPN mendorong sinkronisasi kebijakan pertanahan dan tata ruang agar pengendalian alih fungsi lahan dapat berjalan efektif.

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
3 Juli 2026 | 11:05 WIB
in Sumsel
Kementerian ATR/BPN Targetkan 87% LBS jadi LP2B

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan.

WhatsappTelegramFacebook

JAKARTA – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX TA. 2026 oleh Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) RI pada Kamis (02/07/2026).

Dengan tema panel “Membangun Kedaulatan Pangan Nasional melalui Tata Kelola, Inovasi Teknologi Pertanian dan Human Capital dalam Rangka Menghadapi Dinamika Geopolitik Global”, Wamen Ossy menjelaskan kondisi lahan sawah di Indonesia dan bagaimana langkah pemerintah menjaganya.

“Faktanya, penyusutan luas lahan sawah masih terjadi di Indonesia dengan rasio sekitar 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun atau sekitar 165 sampai 220 hektare setiap hari. Jika kondisi ini terus berlangsung, cita-cita mewujudkan swasembada pangan akan semakin sulit tercapai. Karena itu, target kami adalah 87% LBS nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun 2029,” ujar Wamen Ossy di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Jakarta.

Di hadapan 277 peserta Seminar Nasional P4N yang merupakan pimpinan dari TNI/POLRI dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Wamen Ossy menyatakan, perlindungan lahan pertanian tidak lagi cukup mengandalkan regulasi, tapi juga membutuhkan implementasi yang konsisten di tingkat pusat maupun daerah.

BeritaTerkait

Kakanwil BPN Sumsel Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantah OKU Timur

Kakanwil BPN Sumsel Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantah OKU Timur

26 Agustus 2026 | 17:49 WIB
Polda Sumsel Salurkan Donasi Rp1,06 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Polda Sumsel Salurkan Donasi Rp1,06 Miliar untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Karena itu, Kementerian ATR/BPN mendorong sinkronisasi kebijakan pertanahan dan tata ruang agar pengendalian alih fungsi lahan dapat berjalan efektif.

“Kami mengeluarkan moratorium alih fungsi lahan, Surat Edaran Menteri, dan Surat Edaran Bersama dengan Menteri Dalam Negeri. Dalam surat edaran bersama itu disepakati bahwa gubernur harus memastikan 87% LBS di wilayahnya ditetapkan sebagai LP2B, kemudian diusulkan kepada Kementerian ATR/BPN untuk diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang,” terang Wamen Ossy.

Menurut Wamen ATR/Waka BPN, implementasi kebijakan tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah aturan terbaru diterbitkan, dalam waktu singkat pemerintah daerah (Pemda) mulai merespons dengan mengajukan penetapan LP2B.

“Alhamdulillah, 10 hari setelah kami mengeluarkan Surat Edaran Bersama ini, 20 Pemda Kabupaten/Kota kemudian dapat mengajukan SK LP2B. Artinya terjadi percepatan yang cukup eksponensial dan mudah-mudahan hal ini bisa terus kami lakukan,” ungkapnya.

Ia berharap, akan semakin banyak daerah yang menetapkan LP2B sehingga lahan sawah memiliki kepastian hukum yang lebih kuat dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kalau sudah ditetapkan sebagai LP2B dan KP2B, maka lahan-lahan ini tidak akan mudah untuk dapat beralih fungsi,” pungkas Wamen Ossy.

Dalam seminar ini, Wamen Ossy menjadi panelis di sesi pertama bersama dengan dua menteri/kepala lembaga yang memiliki keterkaitan terhadap tema panel.

Pada panel pertama tersebut, pemberi materi adalah Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman; Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan RI, I Nyoman Radiarta; serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani.

Tags: Kementerian ATR/BPNOssy Dermawan

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Kakanwil BPN Sumsel Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantah OKU Timur

Kakanwil BPN Sumsel Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantah OKU Timur

26 Agustus 2026 | 17:49 WIB
Polda Sumsel Salurkan Donasi Rp1,06 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Polda Sumsel Salurkan Donasi Rp1,06 Miliar untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 | 15:32 WIB
Prabowo Dorong Terobosan Baru Penanganan Karhutla Pakai dari Waterbombing hingga “Ubi Bombing”

Prabowo Dorong Terobosan Baru Penanganan Karhutla Pakai dari Waterbombing hingga “Ubi Bombing”

25 Agustus 2026 | 19:02 WIB
Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Layanan RSUD BARI Palembang

Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Layanan RSUD BARI Palembang

24 Agustus 2026 | 16:12 WIB
Pemkot Palembang Bagikan 16.500 Masker ke Warga

Pemkot Palembang Bagikan 16.500 Masker ke Warga

24 Agustus 2026 | 11:17 WIB
Dorong SDM Unggul, BPN Sumsel Pertajam Kompetensi Penata Pertanahan Jenjang Muda

Dorong SDM Unggul, BPN Sumsel Pertajam Kompetensi Penata Pertanahan Jenjang Muda

21 Agustus 2026 | 13:13 WIB
@palembang

Trending

Sukseskan Berbagai Agenda Pemkot Palembang, Pj Wali Kota Rangkul PT Pelindo untuk Kolaborasi

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Merdeka Run 8.0K Meriahkan HUT ke-80 RI

Herman Deru: Kepala Daerah Wajib Support Atlet untuk Porprov XV di Muba

Dari Prangko ke Komunitas, Langkah Baru Pengurus Filatelis DIY

Sumsel United U-19 Diganjar Bonus Rp25 Juta Usai Juara EPA Championship 2026

Jelang Ramadan, Ditreskrimsus Polda Sumsel Sidak Sembako Tiga Pasar di Palembang

Info Terbaru

Kakanwil BPN Sumsel Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantah OKU Timur

Kakanwil BPN Sumsel Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kantah OKU Timur

26 Agustus 2026 | 17:49 WIB
Polda Sumsel Salurkan Donasi Rp1,06 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Polda Sumsel Salurkan Donasi Rp1,06 Miliar untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 | 15:32 WIB
Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Pengendara Roda Dua Jadi Sasaran Pembagian Masker

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Pengendara Roda Dua Jadi Sasaran Pembagian Masker

26 Agustus 2026 | 15:01 WIB
Selembar Sertipikat Jaga Amanah Tanah Wakaf

Selembar Sertipikat Jaga Amanah Tanah Wakaf

25 Agustus 2026 | 20:49 WIB
Prabowo Dorong Terobosan Baru Penanganan Karhutla Pakai dari Waterbombing hingga “Ubi Bombing”

Prabowo Dorong Terobosan Baru Penanganan Karhutla Pakai dari Waterbombing hingga “Ubi Bombing”

25 Agustus 2026 | 19:02 WIB
Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Layanan RSUD BARI Palembang

Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Layanan RSUD BARI Palembang

24 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist