PALEMBANG – Perusahaan otomotif asal Tiongkok, ChangAn Automobile, meresmikan pabrik kendaraan energi
baru (New Energy Vehicle/NEV) pertamanya di luar negeri yang berlokasi di Rayong, Thailand.
Pada saat yang sama, ChangAn juga mencatat pencapaian penting dengan memproduksi mobil ke-28,59 juta, yakni DEEPAL S05 setir kanan.
Dua pencapaian ini menjadi bagian dari strategi besar ChangAn dalam mengalihkan fokus dari sekadar ekspor
produk menjadi pemain global yang memiliki basis produksi dan ekosistem industri di berbagai negara.
Pabrik ChangAn di Rayong berdiri di atas lahan seluas 960.000 meter persegi, dengan kapasitas produksi awal sebesar 100.000 unit per tahun.
Kapasitas ini di rencanakan meningkat menjadi 200.000 unit pada tahun 2027.
Fasilitas ini akan menjadi pusat produksi untuk kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, sejalan
dengan strategi ekspansi global bertajuk “Vast Ocean Plan.”
Perusahaan juga menargetkan menciptakan 30.000 lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kontribusi pajak
sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan dukungan terhadap industri otomotif lokal di Thailand.
Pabrik ChangAn di rancang sebagai fasilitas produksi berstandar tinggi, dengan integrasi teknologi pintar dan prinsip keberlanjutan.
Beberapa fitur unggulan yang diterapkan di fasilitas ini meliputi:
- Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
- Daur ulang air hujan dan sistem air bersirkulasi
- Simulasi virtual dan sistem digitalisasi
- Desain hemat energi dan efisien biaya
Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun mobilitas rendah karbon dan operasional berkelanjutan.
Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur global, ChangAn juga membangun pusat suku cadang global untuk kendaraan setir kanan di Rayong.
Targetnya adalah mencapai tingkat kepuasan pelanggan 98% dan pengiriman suku cadang dalam 24 jam.
Tahun ini, perusahaan juga akan memperbarui platform layanan digital di Thailand dengan menambahkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti:
- Diagnostik jarak jauh
- Pemantauan baterai
- Pengendalian kendaraan pintar
- Pemeliharaan otomatis
Dalam tiga tahun mendatang, ChangAn berencana meluncurkan 12 produk kendaraan energi baru, serta
mengembangkan lebih lanjut teknologi assisted-driving dan AI otomotif.
Perusahaan menargetkan:
- Penjualan global lima juta unit
- Tiga juta unit kendaraan NEV
- Ekspansi signifikan di pasar internasional
Peresmian pabrik ini turut dihadiri oleh Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, yang bertemu dengan
Chairman ChangAn, Zhu Huarong, dan menyampaikan dukungannya terhadap investasi dan pembangunan rantai industri otomotif ChangAn di Thailand.
Peristiwa ini juga bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Thailand.
Sepanjang tahun 2024, ChangAn mencatat pertumbuhan penjualan global sebesar 5,1% menjadi 2,684 juta unit,
termasuk 735.000 unit kendaraan energi baru (NEV) atau naik 52,8% dibanding tahun sebelumnya.
Di Thailand, perusahaan telah meluncurkan tujuh model, termasuk DEEPAL S07, E07, dan AVATR 11, dengan total
penjualan 14.000 unit, menempatkan ChangAn sebagai merek NEV dengan penjualan terbesar keempat di negara tersebut.
“Kami ingin menjadikan pabrik Rayong sebagai tolok ukur untuk fasilitas produksi global ChangAn,” ujar Zhu Huarong, Chairman ChangAn Automobile.
“Kami tetap berkomitmen pada pertumbuhan jangka panjang dan pengembangan teknologi mobilitas pintar dan rendah karbon di seluruh dunia.”

















