Palembang – Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran di Lorong Sabar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, mendapat bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama TP PKK dan Baznas Kota Palembang.
Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan pada Senin (26/10/2026) melalui Dinas Sosial Kota Palembang, TP PKK Kota Palembang, dan Baznas Kota Palembang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah.
Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok hingga perlengkapan rumah tangga untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal.
Dinas Sosial Kota Palembang menyalurkan bantuan berupa beras, mi instan, dan air mineral. Sementara itu, Baznas Kota Palembang memberikan bantuan berupa selimut, kasur, bantal, kompor gas beserta tabung gas 3 kilogram, alat salat, serta santunan uang tunai.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Hj Dewi Sastrani, S.Ag., menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Lorong Sabar. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi dukungan moral agar mereka tetap kuat menghadapi masa sulit.
“Kami turut berduka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga di Lorong Sabar. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji. Tetap tabah dan sabar, karena di balik musibah ini pasti ada hikmah dan pertolongan Allah SWT yang menanti,” ujar Dewi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Edison, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan koordinasi sejak hari pertama kejadian untuk memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak.
Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palembang untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang tertimpa musibah dapat segera terpenuhi.
“Penanganan sejak awal dilakukan agar kebutuhan mendesak warga terdampak dapat segera direspons. Kami berupaya memastikan bantuan yang diperlukan bisa disalurkan untuk membantu meringankan beban para korban,” jelasnya.
Di sisi lain, Plh Ketua Baznas Kota Palembang, Ustaz Suhadi, mengatakan bantuan yang disalurkan melalui Baznas bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap bantuan berupa perlengkapan harian dan santunan uang tunai tersebut dapat membantu para korban melewati masa pemulihan setelah kebakaran.
Melalui sinergi Pemkot Palembang, TP PKK, dan Baznas, bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga, tetapi juga menjadi dorongan bagi para korban untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka pascamusibah.














