• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Rabu, September 23, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Food & Travel

Mengenal Sandal Upanat: Motif yang Terinspirasi dari Relief Candi Borobudur

Diharapkan menjadi sarana edukasi terkait pentingnya menerapkan konsep sustainable tourism di destinasi-destinasi wisata seluruh Indonesia

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
19 Februari 2024 | 15:51 WIB
in Food & Travel
Mengenal Sandal Upanat: Motif yang Terinspirasi dari Relief Candi Borobudur

“Upanat”, Indonesian traditional sandals used when going up to Borobudur temple.

WhatsappTelegramFacebook

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf/Baparekraf) memberlakukan aturan terbaru bagi wisatawan yang ingin naik ke tangga dan lantai Candi Borobudur diwajibkan menggunakan alas kaki khusus, yakni sandal upanat.

Penggunaan alas kaki khusus ini bukan tanpa alasan. Sebab dalam penelitian yang dilakukan Balai Konservasi Borobudur, berjalan di atas batuan candi menggunakan alas kaki konvensional secara tidak disadari akan menggerus permukaan batuan candi. Sehingga penggunaan sandal upanat dilakukan sebagai upaya pelestarian pada Candi Borobudur agar tidak korosi.

BeritaTerkait

Pertamina Patra Niaga Ajak Bangkitkan Warisan Rasa Nusantara Lewat Bright Gas Cooking Competition 2026

Pertamina Patra Niaga Ajak Bangkitkan Warisan Rasa Nusantara Lewat Bright Gas Cooking Competition 2026

4 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Pempek Fioza Palembang: Rekomendasi Pempek Gabus Premium Mulai Rp40 Ribuan per Paketnya

Pempek Fioza Palembang: Rekomendasi Pempek Gabus Premium Mulai Rp40 Ribuan per Paketnya

29 Desember 2025 | 22:09 WIB

Mengapa Sandal Upanat?

Sandal upanat atau Upanat Barabudur adalah sandal anyaman yang terbuat dari kombinasi daun pandan, batok kelapa, dan busa ati. Mengutip dari situs Kemendikbudristek, kata “upanat” memiliki arti alas kaki. Sandal ini didesain khusus dan sudah melalui riset cukup panjang sejak Januari 2022, dan dinyatakan memenuhi kriteria durability, ergonomi, dan keselarasan visual oleh Pengkaji Pelestari Balai Konservasi Borobudur.

Sebenarnya, sandal upanat pertama kali dibuat oleh salah satu pelaku industri kreatif lokal di sekitar Candi Borobudur, yakni Pak Basiyo, yang sudah dibuat sejak 1997. Namun, produk kreatif tersebut disempurnakan bersama Balai Konservasi Borobudur, sehingga lebih aman digunakan menaiki tangga dan lantai batuan candi.

Menariknya, ternyata bentuk sandal upanat terinspirasi dari salah satu aktualisasi salah satu relief di Candi Borobudur, yakni relief Karmawibhangga panel 150. Pada relief Karmawibhangga panel 150 terdapat gambar dua orang yang sedang mempersembahkan alas kaki kepada Brahmana. Nah, alas kaki tersebut menyerupai sandal upanat.

Kalau dilihat sekilas, sandal ini memang lah sangat sederhana, yakni terdiri empat bagian: bagian strap dan alas permukaan atas yang terbuat dari anyaman pandan, penjepit bagian depan terbuat dari batok kelapa, serta alas bagian bawah dari busa ati.

Dalam jangka panjang, diharapkan penggunaan sandal upanat di Candi Borobudur tak hanya sebagai upaya meminimalkan keausan pada batuan-batuan candi saja. Melainkan dapat menjadi sarana edukasi terkait pentingnya menerapkan konsep sustainable tourism di destinasi-destinasi wisata seluruh Indonesia.

Fakta menarik lainnya, penggunaan sandal upanat di Candi Borobudur juga menjadi salah satu penggerakan sektor ekonomi kreatif di sekitar kawasan candi. Sebab, para pelaku industri kreatif lokal dilibatkan penuh dalam pembuatan sandal upanat ini. Tercatat sudah ada 8 rumah produksi yang dipercaya untuk membuat sandal upanat. Mengingat, kebutuhan sangat tinggi akan sandal upanat yang mencapai 1.200 pasang per harinya.

Tags: Candi borobudursandal upanat

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Ajak Bangkitkan Warisan Rasa Nusantara Lewat Bright Gas Cooking Competition 2026

Pertamina Patra Niaga Ajak Bangkitkan Warisan Rasa Nusantara Lewat Bright Gas Cooking Competition 2026

4 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Pempek Fioza Palembang: Rekomendasi Pempek Gabus Premium Mulai Rp40 Ribuan per Paketnya

Pempek Fioza Palembang: Rekomendasi Pempek Gabus Premium Mulai Rp40 Ribuan per Paketnya

29 Desember 2025 | 22:09 WIB
Cafe Sora, Tempat Nongkrong di Sekayu Usung Konsep Cozy dan Instagramable

Cafe Sora, Tempat Nongkrong di Sekayu Usung Konsep Cozy dan Instagramable

16 Oktober 2025 | 21:01 WIB
Foto: Nasi Padang Keliling di Palembang

Foto: Nasi Padang Keliling di Palembang

23 Agustus 2025 | 12:36 WIB
Liburan Ala Kerajaan Korea di Spring K-Royal Festival 2025

Liburan Ala Kerajaan Korea di Spring K-Royal Festival 2025

16 April 2025 | 16:51 WIB
Herman Deru dan Cik Uang Doakan Rumah Makan Seafood Demang Membawa Berkah

Herman Deru dan Cik Uang Doakan Rumah Makan Seafood Demang Membawa Berkah

23 Maret 2025 | 22:36 WIB
@palembang

Trending

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Pemkab Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

I Have a Secret: Kisah Rahasia dan Kekuatan Tersembunyi di Sekolah

Sumsel United U-19 Diganjar Bonus Rp25 Juta Usai Juara EPA Championship 2026

Menguak Diversifikasi Lini Bisnis PT Djarum

Herman Deru: Kepala Daerah Wajib Support Atlet untuk Porprov XV di Muba

Info Terbaru

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

22 September 2026 | 12:12 WIB
Warga Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah Cepat dengan Pelayanan Pengukuran Terjadwal

Warga Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah Cepat dengan Pelayanan Pengukuran Terjadwal

21 September 2026 | 21:27 WIB
Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

21 September 2026 | 21:23 WIB
Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

21 September 2026 | 21:12 WIB
64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

21 September 2026 | 08:34 WIB
Pengukuran Terjadwal Bikin Layanan Pertanahan Lebih Jelas untuk Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Bikin Layanan Pertanahan Lebih Jelas untuk Masyarakat

21 September 2026 | 08:24 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist