• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Minggu, September 27, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Sumsel

Kolaborasi dan Deteksi Dini Jadi Fokus APP Group Hadapi Karhutla 2026

APP Group bersama mitra pemasoknya di Sumsel turut berpartisipasi aktif dengan menampilkan kesiapan sumber daya manusia, teknologi, dan peralatan pemadaman.

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
6 Mei 2026 | 12:44 WIB
in Sumsel
Kolaborasi dan Deteksi Dini Jadi Fokus APP Group Hadapi Karhutla 2026

Apel Karhutla dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

WhatsappTelegramFacebook

PALEMBANG – Menghadapi potensi musim kemarau yang lebih kering dan panjang akibat fenomena El Niño, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun 2026 di Griya Agung, Palembang.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 berlangsung bertahap sejak April dengan puncak pada Agustus.

BeritaTerkait

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

22 September 2026 | 12:12 WIB
Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

21 September 2026 | 21:23 WIB

Sementara itu, fenomena El Niño diprediksi berkembang pada periode Juli hingga September 2026, yang berpotensi memperparah kondisi kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Apel siaga ini diikuti sekitar 1.600 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah, dunia usaha, serta kelompok masyarakat peduli api.

Kegiatan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.

Dalam Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla 2026 di Palembang, pemerintah menekankan bahwa pengendalian karhutla harus dilakukan lebih dini, lebih cepat, lebih terpadu, dan lebih tegas, dengan mengutamakan pencegahan sebelum api meluas.

Pemerintah juga secara resmi mereaktivasi Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla Nasional 2026 untuk memperkuat koordinasi, pengendalian, pemantauan, penegakan hukum, hingga komunikasi publik secara nasional.

Menko Polkam mengingatkan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu wilayah strategis sekaligus rawan karhutla karena karakteristik lahan gambut, lahan mineral kering, serta riwayat kebakaran berulang.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Sumsel turun dari sekitar 15.422 hektare pada 2024 menjadi sekitar 5.939 hektare pada 2025, dan hingga April 2026 tercatat sekitar 79,95 hektare.

Meski demikian, pemerintah meminta seluruh pihak tidak lengah karena musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih awal dan lebih kering dari biasanya.

Pemerintah meminta seluruh kepala daerah, Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, dunia usaha, hingga masyarakat untuk memperkuat patroli terpadu, deteksi dini hotspot, kesiapan personel dan peralatan, edukasi masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pembakaran lahan.

Dunia usaha, khususnya pemegang konsesi kehutanan, perkebunan, dan pertambangan, diminta menjadi bagian dari solusi dengan memastikan kesiapan sarana pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah operasional masing-masing.

APP Group bersama mitra pemasoknya di Sumatera Selatan turut berpartisipasi aktif dengan menampilkan kesiapan sumber daya manusia, teknologi, dan peralatan pemadaman, mulai dari Regu Penanggulangan Kebakaran (RPK) inti, Tim Reaksi Cepat (TRC), perangkat pemadam, drone pemantau titik api, Automatic Weather Station (AWS), kendaraan patroli, hingga sistem komunikasi terintegrasi.

Pada kesempatan ini, helikopter APP Group juga melakukan patroli udara di sekitar lokasi apel sebagai bagian dari simulasi kesiapsiagaan.

Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata, mengatakan bahwa APP Group bersama mitra pemasoknya di Sumatera Selatan yaitu PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, PT SBA Wood Industries, PT Rimba Hutani Mas, PT Sumber Hijau Permai, PT Bumi Persada Permai, dan PT Tri Pupajaya mengedepankan pendekatan Integrated Fire Management (IFM) yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respon cepat.

“Melalui pendekatan Integrated Fire Management, kami memastikan seluruh upaya penanggulangan karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan berbasis masyarakat, pemantauan berbasis teknologi, hingga kesiapan respon cepat di lapangan. Namun, kami meyakini bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan secara sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat dengan pemerintah, aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Semangat gotong royong dan nilai-nilai luhur kebersamaan harus terus kita hidupkan, agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Suhendra.

Upaya pencegahan di wilayah operasional mitra APP Group di Sumatera Selatan, khususnya di OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, dilakukan melalui program Desa Makmur Peduli Alam (DMPA) yang telah berjalan di 31 desa.

Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat melalui kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berjumlah 633 orang, melalui kegiatan patroli terpadu, sosialisasi, dan pengelolaan lahan tanpa bakar.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, mitra pemasok APP Group di Sumatera Selatan telah menyiagakan 907 personel RPK dan 48 personel Tim Reaksi Cepat, didukung 3 helikopter untuk patroli dan 2 heli untuk water bombing, 2 unit airboat dan 84 speedboat untuk wilayah lahan basah, serta 22 mobil patroli, 27 truk pemadam, dan 155 motor patroli di darat.

“Kami mengajak semua stakeholder untuk untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mencegah dan menanggulangi potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan,” tambah Suhendra.

Sistem deteksi dini juga diperkuat melalui 40 menara api, 81 menara mini portable, 87 pos pantau, serta dukungan drone dan CCTV.

Seluruh pemantauan terintegrasi dalam 31 situation room yang beroperasi 24 jam dan terhubung secara real-time berbasis data satelit.

Dengan kesiapan sumber daya yang terintegrasi serta kolaborasi lintas sektor, diharapkan potensi karhutla dapat diantisipasi sejak dini, terutama di tengah ancaman El Niño yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran pada tahun ini.

Tags: App GroupKarhutla 2026Sinar Mas

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

Naik Speed Boat, Herman Deru Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Habitat Gajah

22 September 2026 | 12:12 WIB
Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

Pemprov Sumsel Pastikan Kesiapsiagaan Satgas Karhutla OKU Selatan Hadapi Ancaman Kekeringan

21 September 2026 | 21:23 WIB
Ratu Dewa Geram Saat Rapat Antisipasi Banjir Hanya Dihadiri Staf PPPK

Ratu Dewa Geram Saat Rapat Antisipasi Banjir Hanya Dihadiri Staf PPPK

17 September 2026 | 23:12 WIB
Pemprov Sumsel Ikuti Rakor Bersama Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla

Pemprov Sumsel Ikuti Rakor Bersama Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla

17 September 2026 | 11:28 WIB
Herman Deru Kaget Lihat Pengendara Antre Solar hingga Belasan Jam, Langsung Telepon Pertamina

Herman Deru Kaget Lihat Pengendara Antre Solar hingga Belasan Jam, Langsung Telepon Pertamina

16 September 2026 | 11:09 WIB
Kakanwil BPN Sumsel Lakukan Evaluasi Kinerja Kantah OKU

Kakanwil BPN Sumsel Lakukan Evaluasi Kinerja Kantah OKU

16 September 2026 | 10:48 WIB
@palembang

Trending

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

Pemkab Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

Shaolin Soccer: Film Komedi Kung Fu Legendaris

RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Kemakmuran Rakyat

Escape: Ketika Penculikan Berubah Menjadi Pelarian

Pengukuran Terjadwal Bikin Layanan Pertanahan Lebih Jelas untuk Masyarakat

Info Terbaru

Perjuangan Kakek Peternak Sapi

Film Green and Gold, Kisah Perjuangan Kakek Peternak Sapi dan Impian Sang Cucu

26 September 2026 | 22:18 WIB
Lampaui Target, LP2B Capai 87,63 Persen di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63 Persen di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

26 September 2026 | 11:32 WIB
Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan ke Masyarakat

Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan ke Masyarakat

26 September 2026 | 09:57 WIB
Pesan Nusron Wahid di Peringatan HANTARU 2026: Transformasi, Layani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

Pesan Nusron Wahid di Peringatan HANTARU 2026: Transformasi, Layani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

26 September 2026 | 09:51 WIB
Ramah Tamah HANTARU 2026, Ossy Dermawan: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

Ramah Tamah HANTARU 2026, Ossy Dermawan: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

26 September 2026 | 09:45 WIB
Bencana Kekeringan

Inspirasi di Tengah Bencana Kekeringan, Film The Boy Who Harnessed the Wind 2019

25 September 2026 | 21:39 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist