Di tengah kota New York yang gemerlap pasca Perang Dunia II, seorang arsitek brilian bernama László Toth (diperankan oleh Adrien Brody) berjuang dengan kerasnya realitas kehidupan dan intrik kekuasaan dalam film The Brutalist (2024) yang disutradarai oleh Brady Corbet.
Sinopsis The Brutalist
Pada tahun 1947, László Toth (Adrien Brody), seorang arsitek Yahudi yang selamat dari Holocaust, dan istrinya, Erzsébet (Marion Cotillard), melarikan diri dari Eropa pasca-Perang Dunia II ke Amerika Serikat.
Mereka berharap dapat membangun kembali kehidupan mereka yang hancur dan mewujudkan impian mereka untuk memiliki rumah impian.
Namun, di tengah hiruk pikuk kota New York yang sedang membangun kembali, László harus berjuang untuk beradaptasi dengan budaya baru dan menghadapi persaingan ketat di dunia arsitektur.
Ketika seorang industrialis kaya menawarkan László kesempatan untuk merancang sebuah proyek ambisius, ia harus memilih antara idealismenya dan tuntutan pasar.
Di saat yang sama, László dan Erzsébet juga harus menghadapi trauma masa lalu dan membangun kembali hubungan mereka yang retak. Impian indah mereka perlahan-lahan berubah menjadi tragedi yang tak terduga, menguji kekuatan cinta dan ketahanan mereka.
Alur Film The Brutalist
Pengenalan (Awal Cerita)
- Film dibuka dengan pengenalan karakter utama, László Toth (Joel Edgerton), seorang arsitek berbakat yang berasal dari Eropa.
- László dan istrinya, Erzsébet (Marion Cotillard), memutuskan untuk meninggalkan Eropa pasca-Perang Dunia II. Mereka berharap dapat memulai kehidupan baru di Amerika Serikat.
- Keduanya memiliki mimpi besar untuk membangun rumah impian yang mencerminkan visi arsitektur brutalisme László.
- Latar belakang pasca-perang dan trauma yang mereka bawa dari Eropa menjadi dasar emosional yang kuat untuk perkembangan cerita.
Konflik (Titik Balik dan Tantangan)
- Awalnya, kehidupan László dan Erzsébet di Amerika Serikat terlihat menjanjikan. László mulai mendapatkan proyek-proyek arsitektur yang memungkinkannya mewujudkan mimpinya.
- Namun, seiring berjalannya waktu, tantangan mulai muncul. László menghadapi kesulitan dalam meyakinkan klien tentang visi arsitekturnya yang unik dan tidak biasa.
- Tekanan finansial dan konflik internal dalam hubungannya dengan Erzsébet mulai menggerogoti stabilitas kehidupan mereka.
- Tragedi besar terjadi ketika proyek utama László gagal, dan mereka kehilangan hampir semua yang mereka miliki. Hal ini memicu ketegangan emosional yang mendalam antara László dan Erzsébet.
- László mulai mempertanyakan arti keberhasilannya sebagai seorang arsitek dan suami, sementara Erzsébet berjuang untuk mempertahankan harapan di tengah keputusasaan.
Resolusi (Akhir Cerita)
- Walau dihadapkan pada kegagalan, László dan Erzsébet perlahan belajar menerima kenyataan dan menemukan makna baru dalam hidup.
- László menyadari bahwa warisan terbesar bukanlah bangunan fisik, tetapi pengaruh dan inspirasi yang ditinggalkan.
- Erzsébet, di sisi lain, menemukan kekuatan baru untuk mendukung suaminya dan melanjutkan hidup bersama.
The Brutalist (2024) berhasil menjaga ketegangan emosional dari awal hingga akhir, sambil menyisipkan momen-momen reflektif yang membuat penonton ikut merenung.














