PEKALONGAN, – Komunitas otomotif tak hanya dituntut tertib saat berkendara, tetapi juga diharapkan ikut menjadi penggerak keselamatan di jalan. Peran tersebut dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah mendorong komunitas otomotif yang tergabung dalam Forum Kemitraan Polisi dan Otomotif Pekalongan (FKPOP) menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Dorongan itu disampaikan Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Maesa Soegriwo saat berdiskusi dengan komunitas otomotif Kabut (Komunitas Buaran Touring) di Kota Pekalongan, Selasa (15/9/2025).
Maesa mengatakan, keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pengguna jalan, termasuk komunitas otomotif, memiliki peran besar dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi perlu adanya partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas,” kata Maesa.
Menurut dia, komunitas otomotif memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada anggotanya maupun masyarakat luas. Terlebih, aktivitas komunitas membuat para anggotanya cukup sering menggunakan kendaraan di jalan raya.
Karena itu, Maesa meminta komunitas Kabut tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif dan touring, tetapi juga menunjukkan perilaku berkendara yang dapat menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.
“Kepada Klub otomotif Kabut agar selalu menjadi pelopor tertib berlalu lintas dan menjadi contoh baik bagi klub-klub otomotif lainnya dan juga bagi para pengguna jalan,” ujarnya.
Maesa menilai komunikasi antara polisi dan komunitas otomotif perlu dilakukan secara berkelanjutan. Tidak sekadar ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga melalui edukasi dan diskusi mengenai keselamatan berkendara.
“Dengan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” katanya.
Di Pekalongan, Satlantas Polres Pekalongan Kota telah melakukan pembinaan terhadap 14 klub motor dan mobil yang tergabung dalam FKPOP. Forum tersebut menjadi salah satu wadah untuk membangun kemitraan antara kepolisian dan komunitas otomotif.
Maesa berharap hubungan tersebut dapat melahirkan komitmen bersama bahwa keselamatan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan kebutuhan setiap orang ketika berada di jalan.
“Kegiatan seperti ini agar rutin dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan penyampaian tertib berlalu lintas antara Polri, khususnya Ditlantas dan Satlantas, dengan para komunitas motor,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, polisi dan komunitas otomotif juga melakukan diskusi mengenai keselamatan berlalu lintas. Ditlantas Polda Jateng turut memberikan bingkisan sembako kepada perwakilan komunitas Kabut.
Kegiatan berlangsung di RM Soto Bang Dul, Kota Pekalongan, dan berakhir dalam kondisi aman serta kondusif.















