• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Senin, Maret 30, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat menjalankan ibadah puasa banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Film

Moralitas dari Sebuah Eksperimen Ilmiah di Film High Life

Lian Aka Reporter Lian Aka
14 September 2025 | 13:00 WIB
in Film
Film High Life
WhatsappTelegramFacebook

PALEMBANG – Film High Life yang dirilis pada tahun 2018 bukanlah film fiksi ilmiah biasa. Dengan disutradarai oleh Claire Denis. Film High Life menempatkan eksperimen ilmiah sebagai inti cerita. Eksperimen ini menjadi pemicu dari semua kengerian. Sebuah kengerian yang berasa dari sisi psikologi karakter.

Selain itu, Film High Life akan membawa penonton ke dalam perjalanan gelap. Perjalanan untuk memahami naluri bertahan hidup ketika di hadapankan dengan isolasi ekstrem.

BeritaTerkait

Film The Carpenter's Son

Film The Carpenter’s Son 2025: Horor Gelap dari Kisah Kuno

30 Maret 2026 | 10:29 WIB
A Quiet Place 2018

Film A Quiet Place 2018: Bertahan Hidup dalam Keheningan Total

29 Maret 2026 | 20:16 WIB

Film High Life juga menawarkan pandangan yang mendalam. Sebuah pandangan tentang bagaimana manusia berperilau. Terutama ketika dihadapkan pada situasi yang mustahil.

Sisi Ilmiah High Life: Lubang Hitam dan Eksperimen Kejam

Inti dari High Life adalah misi ilmiah. Misi itu adalah untuk mengumpulkan energi dari lubang hitam. Namun, misi ini hanyalah kamuflase. Misi yang sebenarnya adalah eksperimen reproduksi. Eksperimen ini dilakukan oleh Dr. Dibs.

Dr. Dibs adalah seorang ilmuwan. Ia terobsesi untuk menciptakan kehidupan. Obsesinya adalah untuk menciptakan kehidupan di luar angkasa. Ia melakukan eksperimen reproduksi pada para narapidana.

Sebuah kelinci percobaan dan Dr. Dibs ingin mengetahui. Apakah manusia dapat bereproduksi di luar angkasa? Eksperimen ini mengubah para narapidana menjadi objek penelitian.

Di sisi yang sama, film High Life menunjukkan betapa gelapnya sebuah sains. Ketika sains yang tidak memiliki batasan moral di gunakan dengan alasan pengetahuan. Film High Life juga menunjukkan bagaimana dampak dari sains yang kejam dapat merusak psikologis manusia.

Analisis Psikologi Karakter: Dari Narapidana Menjadi Manusia Seutuhnya

Setiap karakter di High Life memiliki latar belakang yang gelap. Masing-masing memiliki trauma dan dosa. Mereka harus menghadapi trauma tersebut di ruang yang sempit.

  • Monte (Robert Pattinson): Monte adalah karakter sentral. Ia digambarkan sebagai sosok yang pendiam. Terlihat berbeda dari yang lain. Serta memilih untuk abstain dari kegiatan seksual. Ia adalah satu-satunya karakter yang tidak berpartisipasi dalam eksperimen Dr. Dibs. Pilihan ini membuatnya menjadi satu-satunya yang bertahan. Selain itu, Ia harus membesarkan putrinya di luar angkasa. Perannya sebagai seorang ayah memberinya tujuan hidup. Hingga pada akhirnya menemukan makna hidupnya.
  • Dr. Dibs (Juliette Binoche): Dr. Dibs adalah seorang ilmuwan yang gila. Ia terobsesi dengan eksperimennya. Tidak peduli dengan moralitas. Ia menganggap para narapidana sebagai tikus laboratorium. Namun, film ini menunjukkan sisi rentannya. Dr. Dibs memiliki masa lalu yang kelam. Sebuah masa lalu yang mendorongnya untuk melakukan eksperimen aneh.
  • Boyse (Mia Goth): Boyse adalah karakter yang penuh dengan amarah. Ia sering bertindak di luar kendali. Amarahnya adalah manifestasi dari isolasi dan keputusasaan. Ia berjuang untuk menemukan tempatnya. Selain itu, Boyse juga mencoba untuk mengendalikan situasi. Namun, sayangnya Boyse tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri.

Isolasi sebagai Kunci Psikologis

High Life adalah film tentang isolasi. Karakter-karakter ini terisolasi dari Bumi. Mereka terperangkap dalam kotak logam. Kemudian mereka dipaksa untuk berinteraksi. Dalam interaksinya, tidak jarang muncul sisi gelap mereka.

Semua terjadi bukan tanpa sebab, melainkan Isolasi adalah pemicu utamanya. Isolasi yang membuat mereka kehilangan akal sehat. Sehingga mereka harus bertahan dalam kondisi yang tidak manusiawi.

Film ini menunjukkan bagaimana isolasi dapat memengaruhi mental manusia. Film High Life adalah studi kasus tentang bagaimana manusia bereaksi terhadap ketiadaan harapan.

High Life adalah film yang berani. Film ini mengeksplorasi isu-isu kompleks. Isu-isu itu adalah sains, moralitas, dan psikologi. Film ini tidak menawarkan jawaban yang mudah. Sebaliknya, ia meninggalkan pertanyaan. Pertanyaan itu akan membuat Anda merenung. High Life adalah film fiksi ilmiah yang gelap dan akan tetap relevan.

Tags: Eksperimen IlmiahKehidupan di Luar AngkasaMoralitas

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Film The Carpenter's Son

Film The Carpenter’s Son 2025: Horor Gelap dari Kisah Kuno

30 Maret 2026 | 10:29 WIB
A Quiet Place 2018

Film A Quiet Place 2018: Bertahan Hidup dalam Keheningan Total

29 Maret 2026 | 20:16 WIB
Film Freaky

Film Freaky (2020): Komedi Horor Pertukaran Tubuh yang Unik

28 Maret 2026 | 11:47 WIB
American Primeval

American Primeval 2025: Kisah Brutal Penaklukan Barat Amerika

26 Maret 2026 | 19:05 WIB
Film War Machine

Film War Machine 2026: Aksi Survival Melawan Teror Mesin Canggih

10 Maret 2026 | 22:25 WIB
Poker Face

Serial Poker Face: Misteri Detektif Pembaca Kebohongan

9 Maret 2026 | 23:01 WIB
@palembang

Trending

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Ketika Goiânia Dihampiri Cesium-137, Semua Terpesona dan Ingin Memilikinya

A Strange House: Menguak Misteri Rumah Aneh Bersama YouTuber Okultisme

Lini Bisnis PT HM Sampoerna Lewat Ekspansi Sampoerna Strategic Group

Lukisan Berlumur Darah: Teror dari Masa Lalu dan Dendam yang Bangkit

Menguak Diversifikasi Lini Bisnis PT Djarum

Film The Carpenter’s Son 2025: Horor Gelap dari Kisah Kuno

Info Terbaru

Herman Deru Ajak ASN Pemprov Sumsel Perkuat Kinerja dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Herman Deru Ajak ASN Pemprov Sumsel Perkuat Kinerja dan Tingkatkan Pelayanan Publik

30 Maret 2026 | 20:45 WIB
Film The Carpenter's Son

Film The Carpenter’s Son 2025: Horor Gelap dari Kisah Kuno

30 Maret 2026 | 10:29 WIB
A Quiet Place 2018

Film A Quiet Place 2018: Bertahan Hidup dalam Keheningan Total

29 Maret 2026 | 20:16 WIB
Bupati Toha dan Wabup Rohman Hadirkan Kepemimpinan yang Membumi di Muba

Bupati Toha dan Wabup Rohman Hadirkan Kepemimpinan yang Membumi di Muba

29 Maret 2026 | 14:53 WIB
Film Freaky

Film Freaky (2020): Komedi Horor Pertukaran Tubuh yang Unik

28 Maret 2026 | 11:47 WIB
WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

28 Maret 2026 | 10:16 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

Official Partner

sumsel agensi media, sumsel, plg
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist