• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Senin, Maret 30, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat menjalankan ibadah puasa banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Headline

Industri Animasi di Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Global

Mulai dari Petualangan Si Unyil, Si Juki, Adit & Sopo Jarwo, hingga Nussa

Hadi Wibowo Reporter Hadi Wibowo
23 Februari 2024 | 13:05 WIB
in Headline, Tekno & Sains
Industri Animasi di Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Global

Beberapa karakter animasi buatan Indonesia (Edited by GRID)

WhatsappTelegramFacebook

Pertumbuhan industri animasi di Indonesia diprediksi akan terus berkembang. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan animasi di Indonesia yang didominasi dengan animasi 3D dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus ditandai dengan banyaknya animator asal Indonesia yang sukses di kancah internasional. Baik itu terlibat dalam pembuatan karakter dalam music video salah satu girlband Korea, hingga menjadi art director dalam sebuah proyek band papan atas dunia, Coldplay.

Melihat perkembangan industri animasi di Indonesia yang kian pesat sebenarnya bukan hal yang mengagetkan. Terlebih lagi, sektor animasi diprediksi menjadi subsektor industri kreatif di Indonesia yang diproyeksikan akan terus tumbuh. Hal ini diperkuat dengan data yang dikeluarkan dalam riset oleh Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI), data tersebut menyebutkan jika terdapat sekitar 120 studio animasi di Indonesia per 2020.

BeritaTerkait

Cik Ujang Lepas Peserta Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran di Stasiun Kertapati

Cik Ujang Lepas Peserta Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran di Stasiun Kertapati

18 Maret 2026 | 04:44 WIB
Herman Deru Resmikan Tugu Air Mancur Berbentuk Bunga Cempako Telok, Revitalisasi Didukung Bantuan Rp10 Miliar

Herman Deru Resmikan Tugu Air Mancur Berbentuk Bunga Cempako Telok, Revitalisasi Didukung Bantuan Rp10 Miliar

16 Maret 2026 | 10:49 WIB

Tak hanya studio animasi di Indonesia yang terus bertambah, dalam kurun waktu lima tahun (2015-2019), industri animasi Indonesia telah tumbuh sebesar 153%, dengan rata-rata 26% per tahun. Sehingga diprediksi subsektor industri film, animasi, video (FAV) menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang berpotensi mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia pada 2023-2024.

Perkembangan dan Pencapaian Industri Animasi Indonesia 

Kalau Sobat Parekraf perhatikan secara mendalam, saat ini perkembangan animasi di Indonesia didominasi animasi 3D. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya tokoh atau karakter animasi lokal yang menjamur di berbagai platform dan TV. Seperti tokoh-tokoh animasi yang dikenal anak-anak melalui serial animasi buatan Indonesia Nussa dan Adit & Sopo Jarwo.

Menariknya, perkembangan industri animasi di Indonesia tidak melulu ditayangkan di TV. Saat ini, semakin banyak tren pembuatan animasi dalam bentuk interaksi virtual, atau lebih dikenal dengan istilah Virtual Youtuber (VTuber) yang dibagikan melalui kanal YouTube maupun Twitch.

Berdasarkan data yang dituliskan dalam Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia 2023/2024, pada 2023, pasar VTuber global diprediksi mencapai US$2,188 juta, dan akan mencapai US$12,265 juta pada 2028 dengan CAGR 35,03% selama tahun perkiraan. 

Pencapaian dan perkembangan tren VTuber tersebut tidak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi virtual yang memudahkan kreator menghasilkan konten berkualitas dengan biaya lebih murah. Di samping itu, pertumbuhan industri animasi juga tidak bisa dipisahkan dari ketertarikan masyarakat dengan konten video pendek (short-form content), yang banyak ditemukan di TikTok, Instagram Reels, maupun YouTube Shorts.

Hebatnya lagi, industri animasi lokal tidak hanya terkenal di dalam negeri saja. Faktanya, saat ini permintaan industri animasi juga datang dari luar negeri. Baik itu dari kawasan Asia Timur, Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah. Menarik banget, kan, Sob?

Sejarah Perkembangan Industri Animasi Indonesia

Industri animasi sudah dimulai jauh sebelum Adit & Sopo Jarwo dan Nussa “lahir”. Tepatnya, animasi masuk ke Indonesia sudah sejak 1950-an. Hanya saja, film atau serial animasi pertama indonesia diawali dengan munculnya Si Humapada 1983. Serial yang diproduksi oleh PT Produksi Film Negara (PPFN) dan bekerja sama dengan UNICEF ini ditayangkan di TVRI.

Si Huma adalah serial anak-anak berkisah tentang seorang laki-laki bernama Huma yang memiliki teman khayalan bernama Windi. Di sini, Huma digambarkan sebagai sosok yang suka bertualang, punya rasa ingin tahu tinggi, dan suka eksplorasi. Tak hanya seru, serial animasi Si Huma selalu menyelipkan pesan moral dan edukasi untuk anak-anak di masa itu.

Memasuki 1990-an, muncul serial kartun animasi lainnya yang berjudul Satria Nusantara dan Petualangan Si Kancil. Kemudian, muncul film animasi berjudul Janus Prajurit Terakhir (2003) yang tayang di layar lebar. Tidak lama setelahnya, muncul superhero bernama “Hebring” (2007) yang sukses mendapatkan penghargaan ASEAN Character Award (2014).

Berawal dari situ, industri animasi Indonesia terus tumbuh. Perkembangan animasi Indonesia bisa dilihat dari banyaknya judul animasi-animasi terbaru yang sukses meraih penghargaan mancanegara. Seperti animasi 2D, Battle of Surabaya (2015) yang sukses menyabet Best Animation di Hollywood International Motion Pictures Film Festival 2018.

Setelah itu, semakin banyak bermunculan animasi-animasi lokal yang tidak kalah populer dan dikenal masyarakat luas. Mulai dari kehadiran karakter Si Unyil dalam bentuk animasi 3D dalam Petualangan Si Unyil, Si Juki, Adit & Sopo Jarwo, hingga Nussa.

Tags: Adit & sopo jarwoAnimasiKartunNussasi jukiSi unyil

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Cik Ujang Lepas Peserta Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran di Stasiun Kertapati

Cik Ujang Lepas Peserta Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran di Stasiun Kertapati

18 Maret 2026 | 04:44 WIB
Herman Deru Resmikan Tugu Air Mancur Berbentuk Bunga Cempako Telok, Revitalisasi Didukung Bantuan Rp10 Miliar

Herman Deru Resmikan Tugu Air Mancur Berbentuk Bunga Cempako Telok, Revitalisasi Didukung Bantuan Rp10 Miliar

16 Maret 2026 | 10:49 WIB
Ratu Dewa Resmikan Air Mancur Cempako Telok, Jadi Ikon Baru Palembang Darussalam

Ratu Dewa Resmikan Air Mancur Cempako Telok, Jadi Ikon Baru Palembang Darussalam

16 Maret 2026 | 04:51 WIB
Gubernur Sumsel Setujui Syafaruddin Jadi Sekda Muba Definitif

Gubernur Sumsel Setujui Syafaruddin Jadi Sekda Muba Definitif

11 Maret 2026 | 05:02 WIB
Dampak Situasi Timur Tengah, Herman Deru Minta Masyarakat Sumsel Tidak Panik

Dampak Situasi Timur Tengah, Herman Deru Minta Masyarakat Sumsel Tidak Panik

6 Maret 2026 | 02:32 WIB
Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Boom Baru, Lima Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Boom Baru, Lima Orang Ditangkap

18 Februari 2026 | 19:56 WIB
@palembang

Trending

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Ketika Goiânia Dihampiri Cesium-137, Semua Terpesona dan Ingin Memilikinya

Lini Bisnis PT HM Sampoerna Lewat Ekspansi Sampoerna Strategic Group

A Strange House: Menguak Misteri Rumah Aneh Bersama YouTuber Okultisme

Lukisan Berlumur Darah: Teror dari Masa Lalu dan Dendam yang Bangkit

Menguak Diversifikasi Lini Bisnis PT Djarum

Escape: Ketika Penculikan Berubah Menjadi Pelarian

Info Terbaru

Film The Carpenter's Son

Film The Carpenter’s Son 2025: Horor Gelap dari Kisah Kuno

30 Maret 2026 | 10:29 WIB
A Quiet Place 2018

Film A Quiet Place 2018: Bertahan Hidup dalam Keheningan Total

29 Maret 2026 | 20:16 WIB
Bupati Toha dan Wabup Rohman Hadirkan Kepemimpinan yang Membumi di Muba

Bupati Toha dan Wabup Rohman Hadirkan Kepemimpinan yang Membumi di Muba

29 Maret 2026 | 14:53 WIB
Film Freaky

Film Freaky (2020): Komedi Horor Pertukaran Tubuh yang Unik

28 Maret 2026 | 11:47 WIB
WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

28 Maret 2026 | 10:16 WIB
Herman Deru Pimpin Tanam Padi Serentak di Banyuasin, Perkuat Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional

Herman Deru Pimpin Tanam Padi Serentak di Banyuasin, Perkuat Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional

28 Maret 2026 | 09:35 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

Official Partner

sumsel agensi media, sumsel, plg
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist