Palembang – Sumsel United dalam kepercayaan diri tinggi jelang laga kontra Semen Padang FC, Jumat (30/10) di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.
Laskar Juaro sendiri memang tidak terkalahkan di empat laga terakhirnya dan mulai merengsek naik ke papan atas klasemen sementara.
Namun pelatih Sumsel United, M Nasuha mencoba mengabaikan catatan tersebut dan menyebut laga Derby Sumatera melawan Kabau Sirah nantinya akan tetap menjadi partai yang sulit.
“Memang catatan itu menjadi modal berharga serta memberikan suntikan moral yang positif, namun setiap laga tantangannya berbeda. Kompetisi juga masih sangat panjang sehingga seluruh anggota tim tidak boleh lengah atau kehilangan momentum, target kami jelas ingin terus mendapatkan poin di setiap laganya,” ujarnya Kamis (29/10).
Apalagi di laga ini Sumsel United kembali kehilangan satu pilarnya yakni Tegar Hening Pangestu yang harus absen karena hukuman akumulasi kartu merah. Pemain yang berposisi sebagai gelandang jangkar tersebut mendapatkan kartu merah di menit akhir laga kontra Adhyaksa Bekasi FC (24/10) lalu.
“Tentu absennya Tegar sudah kita antisipasi dengan menyiapkan pemain lainnya. Yang jelas seluruh tim harus bekerja keras melawan Semen Padang nantinya, mereka tim yang bagus dan pasti tidak ingin kehilangan poin di kandang sendiri, sehingga diperlukan fokus selama 90 menit,” tegasnya.
Di lini tengah sendiri, absennya Tegar Pangestu kemungkinan akan diisi oleh Duta Atapelwa, Felipe Ryan atau Daffa Trihardi yang bermain gemilang di beberapa laga terakhir.
Legiun asing Felipe Ryan sendiri di beberapa laga terakhir memang tidak dalam kondisi fit 100 persen sehingga harus memulai laga dari bangku cadangan.
“Kita akan lihat kondisi pemain hingga hari pertandingan, yang jelas kami ingin meraih hasil maksimal nantinya agar terus bersaing kedepannya,” pungkasnya.














