• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Minggu, September 27, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Film

Taking Lives: Ketika Pembunuh Mencuri Identitas

Lian Aka Reporter Lian Aka
25 Oktober 2025 | 07:45 WIB
in Film
Taking Lives
WhatsappTelegramFacebook

PALEMBANG – Film thriller psikologis Taking Lives (2004) adalah tontonan yang intens. Film ini dibintangi oleh Angelina Jolie. Film ini disutradarai oleh D.J. Caruso. Taking Lives diadaptasi secara longgar dari novel Michael Pye. Film ini menyajikan premis yang mencekam. Ia menyajikan tentang seorang pembunuh. Pembunuh yang mengambil kehidupan. Ia mengambilnya dalam arti harfiah dan metaforis.

Film ini menarik penonton. Ia menarik penonton ke dalam labirin. Labirin itu adalah identitas palsu. Thriller ini adalah studi tentang psikologi kriminal.

BeritaTerkait

Perjuangan Kakek Peternak Sapi

Film Green and Gold, Kisah Perjuangan Kakek Peternak Sapi dan Impian Sang Cucu

26 September 2026 | 22:18 WIB
Bencana Kekeringan

Inspirasi di Tengah Bencana Kekeringan, Film The Boy Who Harnessed the Wind 2019

25 September 2026 | 21:39 WIB

Sinopsis Taking Lives: Jebakan Identitas dan Godaan

Kasus ini menjadi rumit. Itu karena polisi Kanada hanya memiliki satu saksi. Saksi itu adalah James Costa (diperankan oleh Ethan Hawke). Costa adalah seorang pemilik galeri seni. Ia mengaku telah melihat si pembunuh.

Agen Scott menggunakan pendekatannya yang unik. Ia berhipotesis. Ia berhipotesis bahwa pembunuh itu. Pembunuh itu menggunakan identitas korbannya. Itu dilakukan seperti “pertapa kepiting”. Itu adalah cara ia bertahan hidup. Untuk menangkap Asher, Scott harus mengambil risiko. Ia harus menjadikan Costa sebagai umpan.

Penyelidikan semakin mendalam. Scott dan Costa pun menjadi dekat. Hubungan romantis mulai terbentuk. Hal ini mengaburkan profesionalisme Scott. Hal ini sangat berbahaya. Itu karena mereka berhadapan dengan pembunuh. Pembunuh yang ahli dalam penyamaran.

Ketegangan mencapai puncaknya. Scott berhadapan dengan ibu si pembunuh. Ibunya adalah Mrs. Asher (Gena Rowlands). Mrs. Asher mengklaim. Ia mengklaim putranya meninggal. Ia meninggal 19 tahun lalu. Film ini membawa penonton. Ia membawa penonton ke dalam permainan pikiran. Itu terjadi hingga twist ending yang mengejutkan. Twist itu akan mengubah segalanya.

Pemeran Utama dalam Film Taking Lives (2004)

  • Angelina Jolie sebagai Agen Illeana Scott. Ia adalah profiler brilian. Ia harus mengatasi traumanya sendiri.
  • Ethan Hawke sebagai James Costa. Ia adalah saksi kunci. Ia menjadi umpan. Ia juga menjadi minat cinta Scott.
  • Kiefer Sutherland sebagai Christopher Hart. Ia adalah karakter misterius. Ia terlibat dalam cerita itu.
  • Gena Rowlands sebagai Mrs. Asher. Ia adalah ibu dari pembunuh itu. Perannya adalah sangat penting.

Tema Cerita Film Taking Lives (2004)

Film ini mengeksplorasi beberapa tema yang relevan dalam genre kriminal dan thriller:

  • Identitas dan Penyamaran: Ini adalah inti dari film. Pembunuh itu ingin menjadi orang lain. Ia berulang kali melakukan transformasi. Ia melakukannya untuk menghindari deteksi.
  • Profiler Kriminal: Perjuangan Scott menyoroti ilmu forensik. Ia menyoroti ilmu profiling. Ia menggunakan psikologi. Ia menggunakannya untuk memahami kejahatan.
  • Bahaya Kedekatan: Film ini menunjukkan risiko. Risiko itu adalah ketika profiler terlibat. Mereka terlibat secara emosional. Mereka terlibat dengan kasus yang mereka tangani.
  • Pengkhianatan dan Twist Ending: Alur cerita yang berliku. Plot twist di bagian akhir mengejutkan penonton.

Sebagai penutup, Taking Lives adalah thriller yang efektif. Film ini berhasil menciptakan suasana. Suasana tegang dan misterius. Ia didukung oleh penampilan kuat. Penampilan itu datang dari Angelina Jolie. Film Taking Lives wajib ditonton. Ia wajib ditonton oleh penggemar film serial killer. Ia adalah salah satu contoh bagus. Contoh bagus dari thriller era 2000-an.

Tags: Identitas PalsuThriller Psikologis

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Perjuangan Kakek Peternak Sapi

Film Green and Gold, Kisah Perjuangan Kakek Peternak Sapi dan Impian Sang Cucu

26 September 2026 | 22:18 WIB
Bencana Kekeringan

Inspirasi di Tengah Bencana Kekeringan, Film The Boy Who Harnessed the Wind 2019

25 September 2026 | 21:39 WIB
Melawan Kebakaran

Aksi Angelina Jolie Melawan Kebakaran dan Pembunuh, Film Those Who Wish Me Dead 2021

24 September 2026 | 19:46 WIB
the hole 2009

Teror Lubang Tanpa Dasar, The Hole 2009

1 Juli 2026 | 20:32 WIB
Ghostbusters Afterlife

Ghostbusters Afterlife (2021), Kelanjutan Warisan Pemburu Hantu yang Sangat Seru

25 Juni 2026 | 23:06 WIB
Blue Fight

Blue Fight, Sinema Bela Diri Jepang yang Penuh Aksi Baku Hantam

24 Juni 2026 | 23:20 WIB
@palembang

Trending

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

Pemkab Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

Shaolin Soccer: Film Komedi Kung Fu Legendaris

RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Kemakmuran Rakyat

Escape: Ketika Penculikan Berubah Menjadi Pelarian

Pengukuran Terjadwal Bikin Layanan Pertanahan Lebih Jelas untuk Masyarakat

Info Terbaru

Perjuangan Kakek Peternak Sapi

Film Green and Gold, Kisah Perjuangan Kakek Peternak Sapi dan Impian Sang Cucu

26 September 2026 | 22:18 WIB
Lampaui Target, LP2B Capai 87,63 Persen di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63 Persen di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

26 September 2026 | 11:32 WIB
Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan ke Masyarakat

Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan ke Masyarakat

26 September 2026 | 09:57 WIB
Pesan Nusron Wahid di Peringatan HANTARU 2026: Transformasi, Layani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

Pesan Nusron Wahid di Peringatan HANTARU 2026: Transformasi, Layani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

26 September 2026 | 09:51 WIB
Ramah Tamah HANTARU 2026, Ossy Dermawan: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

Ramah Tamah HANTARU 2026, Ossy Dermawan: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

26 September 2026 | 09:45 WIB
Bencana Kekeringan

Inspirasi di Tengah Bencana Kekeringan, Film The Boy Who Harnessed the Wind 2019

25 September 2026 | 21:39 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist