• Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak
Jumat, Juni 26, 2026
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
No Result
View All Result
Plg.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Bola & Sports
  • Ekonomi
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Tekno & Sains
  • Film
  • Foto
  • Media Sosial
  • Liputan Khusus
selamat hari raya idul fitri selamat idul adha banner pemkab muba, bijak dan cermat
ADVERTISEMENT
Home Lifestyle & Health

Fogging, Pengasapan yang Membasmi Serangga Dewasa

Lian Aka Reporter Lian Aka
14 Oktober 2025 | 07:34 WIB
in Lifestyle & Health
Fogging, Pembasmi Serangga, Nyamuk Pembawa Penyakit
WhatsappTelegramFacebook

PALEMBANG – Istilah fogging sangatlah akrab di telinga kita. Terutama saat musim hujan tiba. Atau saat ada ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Fogging atau pengasapan adalah metode populer. Metode ini digunakan untuk mengendalikan hama. Khususnya, ia membasmi serangga dewasa. Nyamuk pembawa penyakit adalah target utamanya. Namun, fogging bukanlah solusi tunggal.

Metode ini efektif membasmi nyamuk dewasa. Sayangnya, tidak efektif untuk larva atau telur. Oleh karena itu, fogging harus dilengkapi. Itu harus dilengkapi dengan PSN 3M Plus. Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang adalah kuncinya. Menjaga kebersihan lingkungan juga sangat penting. Mari kita bedah lebih jauh. Mari kita pahami seluk-beluk fogging.

BeritaTerkait

Manfaat Kacang Kedelai

Manfaat Kacang Kedelai yang Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh

26 Januari 2026 | 09:57 WIB
Erupsi, abu vulkanik

Bahaya Abu Vulkanik, Ancaman Senyap dari Erupsi

23 November 2025 | 09:42 WIB

1. Cara Kerja dan Tujuan Utama Fogging

Fogging melibatkan penyemprotan pestisida. Pestisida itu berbentuk kabut halus. Kabut ini menyebar di udara.

A. Mekanisme Kerja

Alat fogging memanaskan pestisida. Cairan pestisida berubah menjadi kabut. Kabut ini mengandung partikel sangat kecil. Partikel ini bisa masuk ke celah-celah. Celah yang sulit dijangkau. Nyamuk dewasa akan menghirupnya. Pestisida ini bekerja cepat. Itu membunuh nyamuk yang terpapar.

B. Tujuan Utama

Tujuan utama fogging adalah pemutusan rantai penularan. Ini adalah cara cepat mengurangi populasi nyamuk. Nyamuk Aedes aegypti adalah target. Nyamuk ini pembawa virus DBD. Namun, perlu diingat, ini solusi sementara. Ini bukanlah pencegahan jangka panjang.

2. Efektivitas Fogging: Kelebihan dan Keterbatasan

Memahami batas kemampuan fogging sangatlah penting.

A. Efektif dalam Jangka Pendek

Fogging sangat efektif untuk nyamuk dewasa. Ia bisa mengurangi jumlah nyamuk dengan cepat. Ini membantu menekan kasus DBD. Terutama saat terjadi KLB (Kejadian Luar Biasa). Pembasmian nyamuk dewasa adalah kekuatan utama.

B. Tidak Efektif untuk Siklus Hidup Nyamuk Lain

Namun demikian, fogging memiliki keterbatasan. Ia tidak membunuh larva nyamuk. Ia juga tidak membasmi telur atau jentik. Oleh karena itu, siklus hidup nyamuk akan terus berjalan. Nyamuk baru akan menetas kemudian. Ini membuat efek fogging bersifat temporer. Itulah mengapa metode lain perlu.

3. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Fogging

Proses fogging tidak boleh sembarangan. Ada beberapa langkah pencegahan. Langkah ini untuk menjaga kesehatan.

A. Keamanan Setelah Pengasapan

Setelah fogging, jangan langsung masuk rumah. Tunggu setidaknya 30 menit hingga 1 jam. Ini memberi waktu kabut menghilang. Pastikan sirkulasi udara baik. Ini membantu mengeluarkan sisa asap.

B. Perlindungan Barang dan Permukaan

Tutuplah makanan dan minuman rapat-rapat. Bersihkan peralatan makan dan masak. Cuci dengan sabun dan air mengalir. Waspadai lantai yang licin. Kabut pestisida bisa meninggalkan residu.

C. Lindungi Kelompok Rentan

Anak-anak, balita, dan lansia. Mereka harus dievakuasi sementara. Pindahkan mereka ke tempat aman. Hewan peliharaan juga harus dilindungi. Jangan biarkan mereka terpapar asap. Mereka lebih sensitif terhadap bahan kimia. Ini sangat penting untuk keamanan fogging.

4. Alternatif dan Pencegahan: Kunci Jangka Panjang

Untuk hasil maksimal, fogging butuh dukungan. Dukungan dari tindakan pencegahan lain.

A. Lakukan PSN 3M Plus

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) adalah kunci. PSN 3M Plus adalah metode paling efektif.

  • Menguras dan Menggosok: Bak mandi, vas bunga, penampungan air. Bersihkan wadah ini secara rutin.
  • Menutup: Tutup rapat tempat penampungan air. Ini mencegah nyamuk bertelur.
  • Memanfaatkan Kembali/Mendaur Ulang: Singkirkan barang bekas. Barang yang bisa menampung air. Contohnya ban bekas atau kaleng.

B. Jaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan bersih sangat penting. Jangan biarkan ada genangan air. Genangan itu bisa jadi sarang nyamuk. Semak-semak perlu dipangkas. Nyamuk suka berlindung di tempat lembap. Ini adalah cara mencegah DBD yang berkelanjutan.

5. Bahaya Potensial dan Solusi Berbasis Lingkungan

Meskipun efektif, fogging punya risiko. Risiko terhadap kesehatan dan lingkungan.

A. Bahaya Potensial Pestisida

Pestisida yang digunakan saat fogging adalah bahan kimia. Paparan berulang dapat berbahaya. Itu bisa menyebabkan masalah pernapasan. Atau iritasi kulit dan mata. Dampak fogging harus dipertimbangkan.

B. Resistensi Nyamuk

Penggunaan pestisida berulang dapat menyebabkan resistensi. Nyamuk menjadi kebal terhadap bahan kimia. Ini membuat fogging kurang efektif.

C. Metode Biologis dan Lingkungan

Penggunaan ikan pemakan jentik adalah alternatif. Itu adalah solusi alami pengendalian nyamuk. Larvasida (pembunuh jentik) juga efektif. Ini bisa ditempatkan di tempat penampungan air. Ini lebih ramah lingkungan.

Pada akhirnya, fogging adalah alat. Alat yang efektif dalam kondisi tertentu. Terutama untuk menekan kasus DBD cepat. Namun demikian, ini bukan solusi permanen. Keterbatasan pada larva dan telur adalah alasannya.

PSN 3M Plus dan kebersihan lingkungan adalah kunci. Kunci untuk pencegahan DBD yang menyeluruh. Kita harus cerdas menggunakan fogging. Pertimbangkan risikonya dan lengkapi dengan upaya lain. Dengan kombinasi metode yang tepat. Kita bisa menciptakan lingkungan yang aman. Lingkungan yang bebas dari nyamuk.

Tags: FoggingMembasmi SeranggaNyamuk Pembawa Penyakit

Feed Instagram

View this profile on Instagram

Popular Science (@popsci) • Instagram photos and videos

Related Posts

Manfaat Kacang Kedelai

Manfaat Kacang Kedelai yang Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh

26 Januari 2026 | 09:57 WIB
Erupsi, abu vulkanik

Bahaya Abu Vulkanik, Ancaman Senyap dari Erupsi

23 November 2025 | 09:42 WIB
cara menghilangkan stres

Cara Menghilangkan Stres: Panduan Praktis untuk Mencapai Ketenangan Mental

12 November 2025 | 20:06 WIB
Manfaat Susu Almond

Manfaat Susu Almond, Rendah Kalori untuk Gaya Hidup Modern

10 November 2025 | 21:26 WIB
Air Rebusan Jahe, Manfaat Air Rebusan Jahe

Air Rebusan Jahe: Rahasia Kesehatan Tradisional

9 November 2025 | 21:27 WIB
Sarung Tradisional

Sarung: Warisan Budaya Nusantara, Dari Tradisi hingga Fesyen Kontemporer

7 November 2025 | 10:20 WIB
@palembang

Trending

Bloody Heart: Drama Korea Tentang Kekuasaan dan Cinta Tragis

Kualitasnya Mantap, Jalan Desa Tanjung Agung Jadi Contoh Pembangunan di Muba

Film Our House (Khang baan): Terror di Rumah Baru

Drakor Psikopat yang Tidak Boleh di Lewatkan

Film Panor (2025): Kutukan Kuno di Horor Thailand

Sabeum Ryzki Oer Siap Bawa GTA Palembang Mengaum di Nusa Cup IV

Wakil Ketua DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam Terima Aksi Demo Cipayung Plus Sumsel

Info Terbaru

Dua Pemain Sumsel United Ikuti Seleksi Timnas Indonesia U-20

Dua Pemain Sumsel United Ikuti Seleksi Timnas Indonesia U-20

26 Juni 2026 | 10:56 WIB
Ada Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Begini Penjelasannya

Ada Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Begini Penjelasannya

26 Juni 2026 | 08:05 WIB
Kementerian ATR/BPN Dukung Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Lewat Sektor Pertanahan dan Tata Ruang

Kementerian ATR/BPN Dukung Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Lewat Sektor Pertanahan dan Tata Ruang

26 Juni 2026 | 07:53 WIB
Ghostbusters Afterlife

Ghostbusters Afterlife (2021), Kelanjutan Warisan Pemburu Hantu yang Sangat Seru

25 Juni 2026 | 23:06 WIB
Ditlantas Polda Sumsel Gelar Lomba Polisi Cilik 2026, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini.

Ditlantas Polda Sumsel Gelar Lomba Polisi Cilik 2026, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini.

25 Juni 2026 | 19:26 WIB
Parkir di Trotoar Bisa Kena Sanksi dan Penderekan, Begini Aturannya

Parkir di Trotoar Bisa Kena Sanksi dan Penderekan, Begini Aturannya

25 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kulineran Bareng Plg!

@majolemak.plg

Official Partner

sumsel agensi media, sumsel, plg
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Karir
  • About Us
  • Kontak

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Sport
  • Sriwijaya FC
  • Tekno & Sains
  • Selebriti
  • Lifestyle & Health
  • Food & Travel
  • Media Sosial
  • Film
  • Foto
  • Advertorial
  • Liputan Khusus

Plg.co.id - Medianya Milenial & Gen Z

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist